
Inter Milan Harianterbit.id | Jakarta – Performa klub-klub Italia di Liga Champions musim ini sedang menurun. Pelatih legendaris Fabio Capello menilai ada penyebab utama di balik kesulitan tersebut.
Inter Milan menjadi wakil terbaru yang tersingkir. Pemuncak klasemen Serie A itu gugur pada play-off babak 16 besar setelah kalah agregat 2-5 dari Bodo/Glimt pada leg kedua, Rabu (25/2/2026) dini hari WIB.
Sebelumnya, Napoli yang berstatus juara bertahan Liga Italia juga sudah lebih dulu tereliminasi sejak fase liga. Kini, Italia terancam tidak memiliki wakil sama sekali di kompetisi elite Eropa tersebut.
Juventus dan Atalanta masih memiliki peluang, namun keduanya berada dalam posisi sulit menjelang leg kedua Kamis (26/2) dini hari WIB. Juventus tertinggal 2-5 dari Galatasaray, sedangkan Atalanta harus mengejar defisit dua gol dari Borussia Dortmund.
Capello menilai masalah utama terletak pada gaya bermain di kompetisi domestik. Menurutnya, tempo pertandingan di Serie A terlalu lambat sehingga tim-tim Italia kesulitan menghadapi lawan yang bermain cepat dan agresif di Eropa.
Ia menjelaskan bahwa saat menghadapi tim dengan pressing tinggi dan permainan intens, klub Italia kerap kewalahan dan melakukan banyak kesalahan karena tidak terbiasa dengan ritme tersebut.
Capello juga menilai pemain di Serie A kurang terbiasa dengan duel fisik keras. Ketika tempo meningkat, pertandingan justru sering dihentikan karena pelanggaran, sehingga intensitas permainan tidak berkembang.
Akibatnya, ketika tampil di kompetisi Eropa yang menuntut kecepatan dan agresivitas tinggi, tim-tim Italia kesulitan menjadi ancaman serius bagi lawannya.
