Perkuat Kompetensi Guru Pendidikan Pancasila, MGMP PPKn Serang Gelar Kegiatan Pembelajaran Inovatif

waktu baca 3 menit
Rabu, 30 Sep 2026 11:24 8 Redaksi

    HarianTerbit.id, SERANG – Komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan karakter terus ditunjukkan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PPKn Kabupaten Serang. Bertempat di SMPN 1 Ciruas, Kabupaten Serang, MGMP PPKn sukses menggelar kegiatan peningkatan kompetensi dengan tema “Pembelajaran Inovatif bagi Guru Pendidikan Pancasila di Kabupaten Serang.”

    Kegiatan yang berlangsung penuh antusias ini diikuti oleh puluhan guru mata pelajaran Pendidikan Pancasila jenjang SMP dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Serang. Kegiatan ini menjadi wadah konsolidasi, kolaborasi, dan transformasi pembelajaran PPKn agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

    Ketua MGMP PPKn Kabupaten Serang, *Paino, S.Pd.,* mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja rutin MGMP sebagai upaya menjawab tantangan pembelajaran Pendidikan Pancasila yang dituntut untuk tidak lagi monoton dan tekstual.

    “Selama ini PPKn seringkali dianggap pelajaran hafalan. Melalui tema Pembelajaran Inovatif ini, kita ingin merubah mindset tersebut. PPKn harus menjadi pelajaran yang hidup, aktif, kontekstual, menyenangkan, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari peserta didik,” tegas Paino, S.Pd., di sela-sela kegiatan di SMPN 1 Ciruas.

    Paino menjelaskan, ada tiga tujuan besar yang ingin dicapai dalam kegiatan ini. Pertama, meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional guru dalam merancang pembelajaran yang inovatif. Kedua, menjadi ruang berbagi praktik baik (best practice) antar guru, mulai dari penyusunan modul ajar, metode, hingga pemanfaatan media digital. Ketiga, memperkuat soliditas komunitas guru PPKn sebagai garda terdepan penanaman nilai-nilai Pancasila.

    Dalam kegiatan tersebut, para peserta dibekali berbagai strategi pembelajaran inovatif yang dapat langsung diterapkan di kelas masing-masing. Di antaranya adalah penerapan pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning), studi kasus isu-isu kebangsaan aktual, diskusi kritis, pemanfaatan teknologi digital, serta penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui kegiatan yang berpusat pada siswa (student center).

    “Kami tidak ingin guru PPKn tertinggal. Murid hari ini adalah generasi digital, generasi kritis. Maka cara mengajarnya pun harus inovatif. Bagaimana nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI itu bisa dirasakan manfaatnya oleh siswa, bukan hanya dihafalkan pasalnya,” tambah Paino.

    Menurutnya, guru Pendidikan Pancasila memiliki peran yang sangat strategis dan vital. Di tangan guru PPKn lah karakter, etika, nasionalisme, dan cinta tanah air peserta didik dibentuk. Oleh karena itu, profesionalisme guru harus terus diasah secara berkelanjutan.

    Suasana kegiatan di SMPN 1 Ciruas terpantau sangat hidup dan interaktif. Sesi diskusi dan tanya jawab berjalan dinamis. Para guru saling bertukar pengalaman terkait tantangan yang dihadapi di sekolah masing-masing dan bersama-sama mencari solusi inovatif.

    Dengan terselenggaranya kegiatan ini, MGMP PPKn Kabupaten Serang berharap dapat melahirkan guru-guru Pendidikan Pancasila yang lebih kreatif, inspiratif, dan berdaya saing, sehingga pada akhirnya mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan membentuk generasi muda Kabupaten Serang yang berkarakter Pancasila.

    Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa MGMP PPKn Kabupaten Serang terus bergerak aktif sebagai komunitas belajar yang profesional.

    *MGMP PPKn Kabupaten Serang*
    Bersama Bergerak, Berbagi, dan Berkarya untuk Pendidikan Pancasila yang Lebih Inovatif.

    (Dhana surya)

    Pers Nasional
    LAINNYA
    Pers Nasional