Harianterbit.id | Sorong – Kepolisian Daerah Papua Barat Daya melaksanakan penanaman 500 tunas uwi ungu sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus melestarikan pangan lokal khas Papua, Jumat (27/2/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Barat Daya, Brigjen Pol. Gatot Haribowo, S.I.K., M.AP.
Penanaman berlangsung di lahan Markas Polda Papua Barat Daya dan melibatkan jajaran pejabat utama serta personel kepolisian. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Papua Barat Daya, para Pejabat Utama (PJU), serta Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) dari polres jajaran.
Kapolda Papua Barat Daya, Gatot Haribowo, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang terus digalakkan pemerintah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah nyata dalam memanfaatkan lahan produktif yang tersedia di lingkungan kepolisian.
Dari total 500 tunas uwi ungu yang ditanam, sebanyak 350 tunas ditanam di lahan Mapolda Papua Barat Daya dengan luas 10 x 10 meter. Penanaman dilakukan secara simbolis oleh Kapolda bersama jajaran pejabat utama sebagai tanda dimulainya program tersebut.
Sementara itu, 150 tunas lainnya didistribusikan kepada enam polres jajaran di wilayah Papua Barat Daya. Masing-masing polres menerima 25 tunas untuk ditanam dan dikembangkan di wilayah hukumnya masing-masing.
Distribusi tersebut diharapkan dapat memperluas area penanaman uwi ungu sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata. Selain sebagai sumber pangan alternatif, uwi ungu juga memiliki nilai gizi yang baik dan berpotensi mendukung kemandirian pangan masyarakat.
Kapolda menegaskan bahwa pemanfaatan lahan kosong menjadi lahan produktif merupakan langkah strategis dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan. Ia juga mendorong seluruh personel untuk aktif merawat dan mengembangkan tanaman yang telah ditanam.
Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pelestarian kearifan lokal Papua. Uwi ungu merupakan salah satu pangan tradisional yang telah lama dikenal dan dikonsumsi oleh masyarakat setempat.
Melalui program ini, Polda Papua Barat Daya berharap dapat memberikan contoh kepada masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada secara optimal. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat dinilai penting dalam menjaga stabilitas dan ketersediaan pangan.
Dengan penanaman 500 tunas uwi ungu ini, Polda Papua Barat Daya menunjukkan komitmennya dalam mendukung program nasional sekaligus menjaga warisan pangan lokal. Program tersebut diharapkan dapat berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan di wilayah Papua Barat Daya. (Abdullah)