Revi: Jika Presiden Disadap, Sistem Pengamanan Negara Harus Diperkuat!!

waktu baca 2 menit
Selasa, 3 Nov 2026 17:42 200 Redaksi

    Jakarta – Aktivis 98 sekaligus budayawan dan relawan pendukung Presiden Prabowo Subianto, Revitriyoso Husodo (Revi), menyoroti serius beredarnya informasi mengenai dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto yang menjadi perhatian publik.

    Saat menyampaikan keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (3/11/2026), Revi meminta pihak berwenang segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh, transparan, dan profesional untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

    Menurut Revi, apabila dugaan penyadapan terhadap Presiden benar terjadi, persoalan tersebut bukan sekadar pelanggaran biasa, melainkan menyangkut keamanan kepala negara dan sistem pengamanan negara.

    “Jika benar Presiden Republik Indonesia menjadi sasaran penyadapan, ini persoalan yang sangat serius. Artinya, ada sesuatu yang harus segera diperkuat dalam sistem pengamanan dan pengawasan di lingkungan terdekat Presiden,” tegas Revi.

    Ia meminta Presiden Prabowo tidak menganggap remeh persoalan tersebut dan segera melakukan penguatan terhadap lingkaran terdekat Istana. Evaluasi diperlukan untuk memastikan seluruh unsur yang berada di sekitar Presiden bekerja sesuai tugas, kewenangan, dan garis komando.

    “Presiden harus memastikan orang-orang yang berada di sekelilingnya memiliki integritas, loyalitas, dan komitmen terhadap tugas negara. Jangan sampai ada pihak yang menjalankan agenda sendiri atau tidak sejalan dengan kebijakan dan arahan Presiden,” ujarnya.

    Revi menegaskan, sebagai bagian dari elemen masyarakat yang mendukung pemerintahan Prabowo, dirinya merasa prihatin atas munculnya isu tersebut. Ia meminta Presiden memastikan bahwa seluruh pembantu dan pejabat strategis bekerja secara profesional serta bertanggung jawab.

    “Kalau dalam evaluasi ditemukan pejabat yang terbukti menyalahgunakan kewenangan, tidak menjalankan perintah kedinasan, atau terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum, harus ada tindakan tegas sesuai aturan. Jangan ada kompromi terhadap pelanggaran,” katanya.

    Lebih lanjut, Revi menilai dugaan penyadapan terhadap kepala negara harus ditangani secara serius karena berpotensi menyentuh kepentingan strategis dan keamanan nasional.

    Ia juga meminta agar informasi yang beredar mengenai sejumlah pejabat tinggi Polri yang dikaitkan dengan dugaan penyadapan tersebut tidak langsung dianggap sebagai kebenaran sebelum ada penjelasan resmi dan hasil pemeriksaan dari pihak berwenang.

    “Jangan sampai isu sebesar ini dibiarkan menjadi spekulasi publik. Harus ada klarifikasi dan penyelidikan yang terbuka. Jika terbukti ada pelanggaran, siapa pun yang terlibat harus mempertanggungjawabkannya,” pungkas Revi.

    Revi berharap Presiden Prabowo dapat memastikan soliditas pemerintahan, memperkuat sistem pengamanan kepresidenan, serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi negara.

    Pers Nasional
    LAINNYA
    Pers Nasional