Harianterbit.id | Kota Sorong – Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, meminta Wali Kota Sorong dan Kapolresta Sorong Kota menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kota Sorong.
Ia menegaskan pemerintah daerah bersama aparat keamanan harus segera menyikapi kondisi yang terjadi dengan mempertemukan kedua pihak yang berselisih agar persoalan tidak meluas.
“Kedua belah pihak harus diundang dan masalahnya diselesaikan, jangan sampai melebar,” ujarnya usai pertemuan dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat di Kantor Kejaksaan Negeri Sorong, Kamis (19/2/2026).
Ahmad mengingatkan gesekan yang sempat terjadi di tengah masyarakat perlu segera diselesaikan, terlebih saat ini umat Muslim tengah menjalani bulan Ramadan.
“Kita harus menjaga suasana Kota Sorong tetap kondusif sehingga saudara-saudara kita yang Muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman dan damai,” katanya.
Ia menambahkan, kondisi keamanan yang terjaga akan mendukung kelancaran pelaksanaan program pemerintah.
Ahmad juga menekankan bahwa pemerintah daerah memiliki kewajiban turun langsung ke lapangan untuk mengetahui akar persoalan yang terjadi.
“Kalau memang masalah yang terjadi di masyarakat berkaitan dengan infrastruktur, tentu pemerintah daerah akan meresponsnya,” ujarnya.
Sebelumnya, dua kelompok masyarakat di Jalan Jenderal Sudirman sempat terlibat kericuhan. Meski demikian, aparat kepolisian telah meredam situasi tersebut. Kedua kelompok masyarakat rencananya akan dipertemukan guna menyelesaikan permasalahan yang terjadi. (Jun)