Harianterbit.id Lebak – Senyum bahagia terpancar jelas dari wajah para petani di wilayah Warunggunung. Jerih payah mereka menanam padi kini terbayar lunas dan penuh kebahagiaan, berkat hadirnya Perum Bulog Cabang Lebak dan Pandeglang yang benar-benar hadir di tengah-tengah mereka.
Di tengah hamparan sawah yang menguning, kehadiran petugas Bulog bagaikan oase yang membawa ketenangan. Strategi “jemput bola” yang diterapkan membuat beban petani menjadi ringan, dan hasil panen mereka dihargai dengan sangat layak.
Cerita Haru Suri dan Rahmat
Suri, salah satu petani yang merasakan manfaat langsung ini, tak kuasa menahan haru. Matanya berbinar menceritakan perubahan besar yang ia rasakan.
“Alhamdulillah, terima kasih banyak ya Pak Bulog. Dulu rasanya berat sekali, panen melimpah tapi bingung mau dijual ke mana, takut harga jatuh dan rugi. Tapi sekarang beda sekali, Bapak-bapak dari Bulog datang langsung ke depan rumah, jemput bola, tidak perlu kami yang repot mengangkut. Harganya pun adil dan pasti. Sungguh sangat membantu, beban kami jadi ringan sekali,” ucap Suri dengan suara bergetar penuh syukur, Jumat (17/4/2026)
Hal senada juga disampaikan oleh Rahmat, petani yang sudah puluhan tahun mengandalkan sawah sebagai sumber kehidupan.
“Sungguh terharu dan bersyukur. Tidak perlu capek-capek angkut jauh-jauh ke kota. Bulog datang menjemput, prosesnya mudah, harganya pun memuaskan. Terima kasih Bulog sudah sangat peduli, sudah menganggap kami seperti keluarga sendiri. Semoga kebaikan ini dibalas Tuhan dengan kebaikan yang berlipat ganda,” tutur Rahmat tulus ikhlas.
Pinca Bulog: Kami Hadir Bukan Sekadar Tugas, Tapi Peduli
Mendengar langsung aspirasi dan kebahagiaan para petani, Pimpinan Cabang (Pinca) Bulog Lebak dan Pandeglang, M. Syaukani, menegaskan bahwa pihaknya hadir bukan sekadar menjalankan tugas dinas, melainkan untuk menjadi pelindung dan penopang bagi para petani.
“Kami datang langsung ke sawah, menjemput hasil keringat mereka. Harga yang kami berikan sudah ditetapkan pemerintah, nilainya pasti dan layak, sehingga mampu menutupi biaya produksi dan memberikan kebahagiaan bagi keluarga petani,” ujar Syaukani dengan penuh semangat.
Ia menambahkan, kehadiran Bulog adalah jaminan kepastian. Petani tidak perlu lagi bingung mencari pembeli atau khawatir harga anjlok. Bulog hadir menjadi penyangga yang kokoh, memastikan setiap tetes keringat petani tidak sia-sia dan dihargai setinggi-tingginya.

