Ketika Desa Kuat Indonesia Hebat: PABPDSI Bawa Aspirasi Jutaan Pengabdi Desa ke Istana

waktu baca 3 menit
Sabtu, 30 Mei 2026 11:23 6 Redaksi

    Harianterbit.id Jakarta – Sebuah momen bersejarah bagi jutaan wakil masyarakat desa di seluruh Indonesia akhirnya terwujud. Naskah Perjuangan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), yang memuat tuntutan hak, kesejahteraan, serta kelancaran pelaksanaan tugas, telah secara resmi diserahkan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI), H. Ferry Radiansyah, ST., MM., kepada Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, di lingkungan Istana Presiden.

    Dokumen sakral ini telah ditandatangani langsung oleh Kepala Staf Kepresidenan dan dijadwalkan akan segera disampaikan langsung kepada Presiden Republik Indonesia sebagai dasar kebijakan strategis bagi kelembagaan desa. Naskah ini bukan sekadar lembaran kertas formalitas, melainkan kristalisasi suara hati, aspirasi, dan kerja keras seluruh anggota BPD yang tersebar di ribuan desa dari Sabang sampai Merauke.

    Di dalam naskah tersebut, tertuang tiga poin besar harapan dan tuntutan utama yang menjadi napas kerja para wakil rakyat di tingkat paling bawah, antara lain:

    ✅ Penguatan peran strategis BPD sebagai lembaga legislatif dan wakil sah masyarakat desa agar posisinya makin kokoh dan bermartabat.

    ✅ Jaminan tunjangan yang layak dan setimpal, sebagai bentuk apresiasi nyata atas setiap pengabdian, waktu, dan tenaga yang dicurahkan untuk kemajuan desa.

    ✅ Dukungan operasional yang memadai, agar seluruh program, fungsi pengawasan, dan pelayanan dapat berjalan lebih efektif, maksimal, dan tidak terhambat keterbatasan fasilitas.

    Ketua Umum PABPDSI, H. Ferry Radiansyah, menegaskan bahwa momen ini adalah bukti nyata bahwa perjuangan tidak akan mengkhianati hasil. Dokumen ini adalah bukti komitmen bersama, di mana setiap kalimat di dalamnya merefleksikan semangat agar desa di Indonesia bisa tumbuh menjadi wilayah yang maju, mandiri, dan sejahtera.

    “Naskah ini adalah awal dari perubahan besar yang kita dambakan. Isinya adalah cerminan suara seluruh anggota BPD di pelosok negeri, suara yang berharap agar desa maju, sejahtera, dan mandiri. Kami membawa aspirasi ini langsung ke jantung pemerintahan, agar negara hadir dan merangkul para pengabdi di garis terdepan pembangunan,” ujar Ferry penuh semangat.

    Pesan mendalam juga disampaikan kepada seluruh rekan-rekan anggota BPD se-Indonesia. Ferry mengingatkan bahwa BPD adalah tulang punggung pembangunan desa, garda terdepan yang memastikan kebijakan sampai dan dirasakan rakyat.

    “Kita adalah tulang punggung pembangunan desa. Setiap langkah yang kita ambil, setiap kebijakan yang kita rumuskan, setiap tetes keringat yang kita curahkan, adalah sumbangsih berharga bagi kemajuan bangsa. Keberhasilan dari naskah ini tetap bergantung pada semangat, kerja keras, dan persatuan kita,” pesannya.

    Ferry mengajak ribuan anggota BPD untuk tidak pernah lelah mengabdi, terus berkarya, dan menjaga semangat. Ia meyakini kekuatan Indonesia bersumber dari kekuatan desanya.

    “Teruslah berjuang, teruslah berkarya, dan jangan pernah lelah mengabdi. Karena prinsipnya sederhana: Ketika Desa Kuat, Maka Indonesia Pun Hebat. Suara kita adalah suara desa, dan bersama kita wujudkan Indonesia yang lebih maju,” pungkasnya.

    Pers Nasional
    LAINNYA
    Pers Nasional