x
Pers Nasional

SPPG Dewi Melati Distribusikan Menu MBG Higienis dan Bervariasi

waktu baca 2 menit
Sabtu, 7 Feb 2026 10:37 41 Redaksi

    Harianterbit.id | Lebak – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dewi Melati yang berlokasi di Kampung Bandung Berkah, Desa Padasuka, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, menyalurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sejumlah sekolah di wilayah Padasuka dan sekitarnya, Sabtu (7/2/2026).

    Kepala SPPG Dewi Melati, Achmad, mengatakan pendistribusian menu MBG telah menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara ketat, dengan memperhatikan aspek higienitas serta pengawasan gizi.

    “Mulai dari pemilihan bahan baku, proses pencucian, pemotongan, pengolahan, hingga pengemasan kami lakukan sesuai SOP. Petugas menggunakan perlengkapan sanitasi seperti sarung tangan, masker, penutup kepala, dan area dapur selalu disterilkan sebelum produksi,” ujar Achmad saat ditemui di ruang kerjanya.

    Ia menegaskan setiap bahan pangan yang digunakan melalui proses seleksi dan pengecekan kualitas.

    “Bahan baku kami pilih yang segar dan layak konsumsi. Sayur dan lauk dipastikan tidak disimpan terlalu lama. Setelah dimasak, makanan langsung dikemas dan diberi label waktu produksi untuk menjaga keamanan pangan,” katanya.

    Menurutnya, pengawasan tidak hanya berhenti di dapur produksi, tetapi juga sampai makanan diterima siswa di sekolah.

    “Kami memantau langsung proses distribusi. Makanan diangkut menggunakan kendaraan khusus distribusi agar tetap tertutup, bersih, dan sampai tepat waktu. Petugas kami juga mengecek kembali kondisi makanan saat tiba di sekolah,” jelasnya.

    Sejauh ini SPPG Dewi Melati telah mendistribusikan sebanyak 3.047 porsi makanan ke berbagai sekolah tanpa adanya keluhan dari penerima manfaat. Sekolah penerima di antaranya PAUD Al-Kautsar, SDN 3 Cibereum, SDN 1, 2, dan 3 Padasuka, SDN 1 dan 2 Pasirkembang, SMPN 1 Satap, SMPN 6 Maja, SMPN 2 Maja, MTs Ar Rizkhan, serta SMAN 2 Maja.

    Achmad menambahkan, menu MBG disusun dengan memperhatikan keseimbangan gizi.

    “Setiap menu kami upayakan mengandung karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayuran, dan buah. Menu juga kami variasikan setiap hari agar anak-anak tidak bosan dan tetap antusias menerima makanan,” ujarnya.

    Ia menyebut pihaknya juga membuka ruang komunikasi dengan pihak sekolah dan siswa.

    “Kami menerima masukan dari guru maupun siswa terkait rasa, porsi, maupun jenis menu. Evaluasi itu menjadi bahan perbaikan kami agar pelayanan semakin baik,” katanya.

    Selain itu, SPPG Dewi Melati melakukan pencatatan dan evaluasi rutin setiap hari.

    “Setiap selesai distribusi kami lakukan evaluasi internal, termasuk jumlah porsi, ketepatan waktu, dan kondisi makanan. Tujuannya agar kualitas layanan tetap terjaga,” tambahnya.

    Achmad berharap program MBG dapat membantu pemenuhan gizi peserta didik.

    “Kami ingin program ini benar-benar bermanfaat, membantu kebutuhan gizi siswa, meningkatkan konsentrasi belajar, serta mendukung kesehatan mereka di sekolah,” pungkasnya.

    LAINNYA
    Pers Nasional
    x