Harianterbi.id | Sorong – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua Barat Daya Komisaris Besar (Kombes) Semmy Ronny Tbaha menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Paulina Kocu Murafer, ibunda Bupati Maybrat Karel Murafer saat melayat ke rumah duka, Kamis (02/04/2026).
Almarhumah Paulina Kocu Murafer yang merupakan ibunda dari Bupati Maybrat Karel Murafer tersebut meninggal di usia 115 tahun.
Kehadiran Wakapolda beserta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Papua Batat Daya di rumah duka menjadi simbol penghormatan atas sosok perempuan Papua yang dinilai penuh keteladanan.
Wakapolda yang tiba di rumah duku disambut langsung Bupati Maybrat Karel Murafer bersama sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat serta keluarga besar almarhumah.
“Atas nama keluarga dan jajaran Polda Papua Barat Daya, kami menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya almarhumah, mama Paulina Kocu Murafer. Semoga almarhumah mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa sesuai amal dan perbuatannya,” kata Kombes Semmy Ronny Tbahaa.
Wakapolda menyebut kepergian mama Paulina tidak hanya menjadi kehilangan bagi keluarga besar Bupati Maybrat, tetapi juga masyarakat Papua Barat Daya yang mengenalnya sebagai pribadi sederhana, penuh kasih, dan kuat menjalani kehidupan.
Ia juga menyebut bahwa almarhumah merupakan figur perempuan Papua yang mampu menjaga nilai-nilai kehidupan hingga akhir hayat.
“Mama Paulina adalah sosok ibu yang menjadi fondasi keluarga, penjaga nilai adat serta teladan dalam kesabaran dan ketulusan. Jejak hidupnya adalah cerminan kekuatan seorang perempuan Papua yang patut dihormati,” tuturnya.
Wakapolda juga menyoroti usia panjang yang dimiliki almarhumah sebagai perjalanan hidup yang sarat makna. Ia menilai nilai-nilai seperti kerja keras, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama yang diwariskan mama Paulina harus terus dijaga oleh generasi penerus, terutama generasi muda Papua.
Wakapolda berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi duka.
“Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan segala kebaikan yang telah beliau tanamkan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Sementara itu, rencana pemakaman akan dilaksanakan di kampung halaman almarhumah di Kabupaten Maybrat.
Setelah disemayamkan di rumah duka, jenazah dijadwalkan diberangkatkan menggunakan maskapai Susi Air pada Jumat (3/4/2026).
Sejumlah pejabat yang melayat ke rumah duka diantaranya Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, Ketua DPR Papua Barat Daya Ortis Sagrim, Wakil Bupati Maybrat Ferdinand Salossa, tokoh agama, tokoh masyarakat serta warga masyarakat. (Jun)