AMIRA Soroti KSPPG Hilang, MBG Pandeglang Terhenti

waktu baca 3 menit
Kamis, 6 Agu 2026 18:05 6 Redaksi

    Pandeglang – Dewan Pengurus Cabang Angkatan Muda Indonesia Raya (AMIRA) Kabupaten Pandeglang menyoroti belum terisinya jabatan Kepala Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (KSPPG) Sukaratu 06, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Banten. Kekosongan tersebut dinilai telah berdampak langsung terhadap terhentinya operasional Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang melayani masyarakat.

    Ketua DPC AMIRA Pandeglang, Rohikmat, mengatakan Kepala SPPG Sukaratu 06, Agustian Mahendra, meninggalkan tugasnya secara mendadak sehingga operasional dapur MBG tidak dapat berjalan karena hingga kini belum ada pejabat pengganti.

    “Seharusnya Korcam SPPI Majasari, Korwil SPPI Pandeglang, dan Kareg SPPI Banten segera mendorong penempatan Kepala SPPG yang baru agar SPPG Sukaratu 06 dapat kembali beroperasi. Kondisi seperti ini jelas mengganggu pelayanan kepada masyarakat,” ujar Rohikmat kepada awak media.

    Menurutnya, DPC AMIRA telah melayangkan laporan pengaduan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) agar segera menunjuk Kepala SPPG yang baru sehingga operasional dapur MBG dapat kembali berjalan dan pelayanan kepada para penerima manfaat tidak terus terhenti.

    Berdasarkan informasi yang beredar, Agustian diduga meninggalkan lokasi penugasan karena penempatannya dinilai jauh dari kampung halamannya di Jambi. Selain itu, beredar pula informasi bahwa kondisi orang tuanya yang sedang sakit menjadi salah satu alasan dirinya ingin kembali ke daerah asal. Informasi tersebut belum memperoleh konfirmasi langsung dari yang bersangkutan.

    Mitra SPPG Sukaratu 06 mengungkapkan bahwa Agustian berpamitan kepada rekan kerja untuk pulang ke Jambi pada Minggu, 24 Mei 2026. Sejak saat itu, ia tidak kembali menjalankan tugasnya.

    “Hal itu diketahui dari relawan dan Aslap. Pada hari Minggu Kepala SPPG Agustian berpamitan pulang ke Jambi,” ujar salah satu mitra SPPG.

    Akibat tidak adanya Kepala SPPG, operasional Dapur MBG Sukaratu 06 dihentikan sementara sejak 24 Mei 2026 karena tidak dilakukan serah terima jabatan kepada pejabat pengganti.

    “Memang tutup sejak Minggu, 24 Mei 2026. Tidak ada serah terima dengan Kepala SPPG yang baru. Jadi kalau dapur tidak memiliki Kepala SPPG, otomatis operasional sementara dihentikan sambil menunggu pengganti,” katanya.

    Sementara itu, Wakil Pimpinan Satgas MBG Pandeglang saat dikonfirmasi awak media pada Rabu (5/8/2026) membenarkan bahwa usulan penggantian Kepala SPPG telah disampaikan kepada BGN.

    “Iya, sudah diusulkan oleh Korwil ke BGN karena penunjukannya merupakan kewenangan BGN. Kami sudah menyampaikan kepada Korwil SPPI dan Kepala BGN Banten-DKI. Itu juga disaksikan oleh Bappenas dan KPK RI,” ujarnya melalui pesan singkat.

    Di sisi lain, Korwil SPPI Pandeglang yang dikonfirmasi pada hari yang sama terkait belum terisinya jabatan Kepala SPPG Sukaratu 06 hingga berita ini disusun belum memberikan tanggapan.

    Hingga saat ini, operasional Dapur Makan Bergizi Gratis Sukaratu 06 masih menunggu penunjukan Kepala SPPG yang baru agar pelayanan pemenuhan gizi bagi para penerima manfaat dapat kembali berjalan normal.

    Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Badan Gizi Nasional (BGN) serta pihak-pihak terkait lainnya guna mendapatkan penjelasan secara berimbang mengenai penyebab kekosongan jabatan Kepala SPPG Sukaratu 06 dan langkah yang akan ditempuh untuk memulihkan operasional Dapur MBG tersebut.

    Pers Nasional
    LAINNYA
    Pers Nasional