Harianterbit.id | Ciamis – Dedi Mulyadi turun langsung menyambangi masyarakat yang terdampak bencana alam banjir di Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Rabu (25/2/2026).
Kehadiran orang nomor satu di Jawa Barat itu disambut antusias dan penuh kegembiraan oleh warga yang sejak beberapa hari kebelakang, berjibaku dengan genangan air akibat jebolnya tanggul sungai setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Sejak kedatangannya di lokasi, Dedi Mulyadi langsung berinteraksi dengan warga tanpa sekat. Ia menyapa satu per satu masyarakat, berdialog dengan para orang tua, serta memberikan semangat kepada anak-anak yang terdampak banjir. Suasana haru dan bahagia tampak jelas di wajah warga yang merasa diperhatikan secara langsung oleh pimpinan daerahnya.
Banjir yang melanda Desa Sukahurip menyebabkan puluhan rumah terendam, sejumlah fasilitas umum terdampak, serta aktivitas warga terganggu. Beberapa warga bahkan terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk sementara waktu. Dalam kunjungannya, Gubernur memastikan kondisi warga, sekaligus mendengar langsung keluhan serta kebutuhan mendesak yang diperlukan masyarakat.
Ia juga menegaskan pentingnya langkah jangka panjang dalam mengantisipasi banjir agar kejadian serupa tidak terus berulang. Menurutnya, perlu ada normalisasi sungai serta perbaikan sistem drainase, termasuk upaya menjaga kelestarian lingkungan di wilayah hulu.
Kehadiran Gubernur Jawa Barat tersebut menjadi penyemangat tersendiri bagi warga. Salah seorang warga mengaku senang dan terharu karena gubernur datang langsung ke lokasi tanpa jarak.
Selain meninjau lokasi banjir, Dedi Mulyadi juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga terdampak. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Kunjungan ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memberikan respons cepat terhadap bencana alam. Warga pun berharap agar penanganan pascabanjir dapat segera dilakukan secara menyeluruh, sehingga kehidupan mereka bisa kembali normal.
Dengan interaksi langsung dan pendekatan humanis yang ditunjukkan Gubernur, masyarakat Desa Sukahurip merasa lebih tenang dan optimistis menghadapi masa pemulihan pasca bencana.