Dari Pancasila hingga Bhinneka Tunggal Ika, Ahmad Fauzi Perkuat Wawasan Kebangsaan Warga di Pandeglang

waktu baca 2 menit
Kamis, 24 Sep 2026 10:47 8 Redaksi

    Harianterbit.id PANDEGLANG — Nilai-nilai kebangsaan tidak cukup hanya dipahami sebagai materi pembelajaran maupun slogan dalam pidato. Nilai tersebut perlu terus disampaikan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat.

    Hal itu disampaikan anggota DPR RI Fraksi PKB Dapil Banten 1, Ahmad Fauzi, saat melaksanakan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Tahap 6 Tahun 2026 di Kabupaten Pandeglang pada 15 September 2026.

    Kegiatan berlangsung di Aula Gedung Guru/PGRI Sukaresmi, Jalan Nasional Rte 3, Kelurahan Cibungur, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang. Sosialisasi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

    Turun Langsung Menyapa Masyarakat

    Dalam kegiatan tersebut, Ahmad Fauzi menyampaikan pentingnya memahami nilai-nilai kebangsaan secara kontekstual dan menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat.

    Pancasila, kata dia, bukan sekadar lima sila yang dihafalkan, tetapi merupakan dasar negara sekaligus nilai yang menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

    Sementara itu, UUD NRI Tahun 1945 menjadi landasan konstitusional dalam kehidupan bernegara. Adapun NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika menjadi bagian penting dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

    Kehadiran wakil rakyat secara langsung di tengah masyarakat juga membuka ruang komunikasi dua arah. Masyarakat dapat menyampaikan pandangan serta berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang berkaitan dengan kehidupan sosial dan kebangsaan.

    Rawat Persatuan di Tengah Keberagaman

    Keberagaman menjadi salah satu karakter utama bangsa Indonesia. Perbedaan latar belakang, pandangan, maupun pilihan merupakan bagian dari dinamika kehidupan masyarakat.

    Karena itu, semangat Bhinneka Tunggal Ika dinilai penting untuk terus diperkuat. Perbedaan tidak seharusnya menjadi alasan untuk memecah persatuan, melainkan menjadi kekuatan untuk membangun kehidupan masyarakat yang saling menghormati.

    Melalui sosialisasi Empat Pilar MPR RI, nilai-nilai tersebut kembali disampaikan kepada masyarakat Pandeglang agar tidak berhenti pada tataran pemahaman, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

    Kegiatan di Sukaresmi sekaligus menjadi ruang pertemuan antara wakil rakyat dan masyarakat. Dialog secara langsung diharapkan dapat memperkuat komunikasi serta menumbuhkan kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan.

    Dari Sukaresmi, pesan kebangsaan kembali digaungkan: Pancasila dijaga, konstitusi dipahami, NKRI dirawat, dan keberagaman dipersatukan dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika.

    Menjaga keutuhan Indonesia bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau lembaga negara, tetapi juga membutuhkan peran seluruh elemen masyarakat.

    Pers Nasional
    LAINNYA
    Pers Nasional