Harianterbit.id Kota Sorong — Ketua DPD GAMKI Papua Barat Daya, Robianus Kambu, S.E., yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Pengurus Futsal Provinsi Papua Barat Daya, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Turnamen Futsal ARK CUP I.
Menurut Robianus, turnamen tersebut menghadirkan terobosan baru dalam pembinaan dan pengembangan olahraga futsal di Papua Barat Daya.
Ia secara khusus mengapresiasi langkah panitia ARK CUP I yang memberikan akta notaris kepada empat tim yang berhasil melaju ke babak semifinal dan final. Keempat tim tersebut yakni Yase FC, Halus FC, Rafis FC, dan ATM FC.
Pemberian akta notaris tersebut dilakukan pada malam grand final di GOR Kota Sorong, Minggu (23/8/2026).
Robianus menilai, pemberian akta notaris kepada tim peserta merupakan sesuatu yang baru dan masih sangat langka dalam penyelenggaraan turnamen futsal di Papua Barat Daya.
“Dalam beberapa momen turnamen futsal yang pernah dilaksanakan, baru ARK CUP I yang memberikan akta notaris kepada empat tim yang masuk semifinal dan final. Ini merupakan salah satu hal yang baru dan langka, sekaligus menjadi contoh bagi perkembangan cabang olahraga futsal di Papua Barat Daya,” ujar Robianus Kambu.
Ia menilai langkah tersebut menunjukkan komitmen serius penyelenggara ARK CUP I yang tidak hanya mengejar suksesnya pertandingan, tetapi juga membangun fondasi kelembagaan bagi tim-tim futsal di Papua Barat Daya.
Menurutnya, legalitas tim melalui akta notaris dapat menjadi modal penting dalam pengembangan organisasi serta pembinaan atlet ke depan.
Sebagai Wakil Ketua Pengurus Futsal Provinsi Papua Barat Daya, Robianus juga menyatakan optimistis terhadap masa depan olahraga futsal di wilayah tersebut.
Ia meyakini Papua Barat Daya memiliki banyak talenta dan bakat potensial yang dapat dikembangkan menjadi atlet berprestasi, baik di tingkat regional maupun nasional.
“Saya yakin perkembangan cabang olahraga futsal di Papua Barat Daya pasti meningkat. Kita memiliki talenta dan bakat pemain yang sangat bagus. Ini menjadi modal kita ke depan untuk memberikan pembinaan secara menyeluruh kepada tim-tim yang ada di Papua Barat Daya,” katanya.
Robianus berharap pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat membuat tim-tim futsal Papua Barat Daya semakin mampu bersaing dengan klub-klub dari luar daerah.
Bahkan, ia menargetkan ke depan akan lahir tim dan pemain yang mampu membawa nama Papua Barat Daya tampil di berbagai kompetisi futsal tingkat nasional.
Menurutnya, keberadaan turnamen seperti ARK CUP I harus terus didukung karena menjadi ruang bagi para pemain muda untuk mengasah kemampuan, membangun mental bertanding, serta mendapatkan pengalaman kompetisi.
Kompetisi yang rutin dan berkualitas, kata dia, diyakini dapat mempercepat proses pencarian sekaligus pembinaan bibit-bibit atlet futsal potensial.
Robianus juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah berpartisipasi dalam ARK CUP I. Ia menilai seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas hingga mencapai puncak grand final.
“Apresiasi kepada semua tim yang mengikuti ARK CUP I. Turnamen ini telah berjalan dengan lancar dan sportivitas dari seluruh tim sangat tinggi sampai pada puncak grand final tadi malam. Ini menunjukkan bahwa para pemain dan tim memiliki semangat kompetisi yang baik,” ungkapnya.
Selain memberikan penghargaan kepada para peserta, Robianus turut mengapresiasi kehadiran Ketua Harian KONI Papua Barat Daya yang menyaksikan langsung pertandingan grand final ARK CUP I.
Kehadiran pimpinan KONI tersebut dinilai sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap perkembangan olahraga, khususnya futsal, di Papua Barat Daya.
“Kehadiran Ketua Harian KONI Papua Barat Daya menyaksikan grand final merupakan bentuk komitmen KONI Papua Barat Daya kepada atlet-atlet futsal kita. Kita berharap ke depan futsal dan cabang olahraga lainnya dapat terus berkembang sehingga mampu mengharumkan nama Papua Barat Daya dalam berbagai event nasional,” tutur Robianus Kambu.
Ia berharap semangat dan berbagai terobosan yang ditunjukkan melalui ARK CUP I dapat menjadi inspirasi bagi penyelenggara turnamen maupun pengurus olahraga lainnya.
Dengan dukungan KONI, pengurus cabang olahraga, pemerintah daerah, komunitas, serta seluruh pihak terkait, Robianus optimistis Papua Barat Daya dapat melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang mampu bersaing dan mengangkat nama daerah di tingkat nasional. (Abdullah)