Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » LBM PWNU Jabar Gandeng Pesantren Ekologi Al-Mizan Bahas Fikih Lingkungan: Eksploitasi SDA yang Merusak Ditegaskan Haram

LBM PWNU Jabar Gandeng Pesantren Ekologi Al-Mizan Bahas Fikih Lingkungan: Eksploitasi SDA yang Merusak Ditegaskan Haram

  • account_circle Dyt
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025

Harianterbit.id – Majalengka – Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PWNU Jawa Barat bekerja sama dengan Pesantren Ekologi Al-Mizan Wanajaya menggelar Bahtsul Masail Fikih Ekologi dalam rangka Harlah ke-3 Pesantren Al-Mizan Wanajaya, Minggu (7/12). Forum ini menghasilkan putusan penting yakni eksploitasi sumber daya alam (SDA) yang menyebabkan kerusakan lingkungan dinyatakan haram dan wajib dihentikan.

Bahtsul masail yang dipusatkan di Pesantren Ekologi Al-Mizan ini membahas fenomena meningkatnya pencemaran lingkungan akibat industrialisasi dan pemanfaatan SDA yang tak terkendali. LBM PWNU Jabar menilai bahwa problem lingkungan sudah memasuki fase darurat, sehingga diperlukan pandangan fikih yang tegas untuk menjaga keselamatan masyarakat dan keberlanjutan alam.

“Pada prinsipnya SDA boleh dimanfaatkan, tetapi ketika terbukti menimbulkan mafsadat seperti pencemaran, kerusakan ekosistem, atau ancaman keselamatan manusia, hukumnya haram,” tegas KH. Ubaedillah Harits, M.Pd, Wakil Rais Syuriah PWNU Jawa Barat, yang menjadi narasumber utama dalam forum tersebut.

Fenomena kerusakan lingkungan seperti banjir bandang, longsor di kawasan tambang, hingga pencemaran sungai menjadi sorotan utama pembahasan. Para ulama menilai tindakan eksploitasi berlebihan merupakan bentuk pelanggaran etika pemanfaatan alam, karena menimbulkan risiko jangka panjang bagi kesehatan dan kehidupan masyarakat.

Sementara itu, KH. Ahmad Yazid Fattah, Tim Ahli LBM PWNU Jawa Barat, menjelaskan bahwa fikih sejak awal telah menempatkan lingkungan sebagai bagian dari amanah yang harus dijaga. “Fikih itu bicara kemaslahatan. Kalau pengelolaan SDA merusak, maka bukan hanya dihentikan, tapi juga ada kewajiban ganti rugi atas kerusakan yang ditimbulkan,” ujarnya.

Dari bahtsul masail tersebut, LBM PWNU Jabar merumuskan tiga ketentuan teknis penting:

1. Eksploitasi SDA ilegal dihukumi haram dan bertentangan dengan kewajiban taat regulasi negara.

2. Pemerintah wajib memperketat perizinan dan pengawasan AMDAL secara berkala.

3. Pemegang izin eksploitasi SDA wajib melakukan mitigasi, termasuk penghijauan dan pencegahan bencana.

Forum yang dihadiri 70 peserta dari berbagai pesantren se-Jawa Barat ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi pesantren dengan pemerintah dan industri dalam merumuskan kebijakan ekologis yang berkeadilan.

Pesantren Ekologi Al-Mizan sebagai tuan rumah menyatakan komitmennya untuk terus menjadi ruang gerak gerakan hijau di kalangan pesantren. Isu lingkungan bukan isu masa depan, tapi isu hari ini. Pesantren harus ikut mengambil peran.

Acara ini menghadirkan para mushohih dan perumus dari berbagai daerah di Jawa Barat, dengan moderasi KH. Muthiullah Hib, Lc., ME, dan pencatatan notulen oleh Ust. Nurkholis, S.Farm.

Kegiatan ini dihadiri oleh 70 peserta dari berbagai pesantren se-Jawa Barat, dengan para narasumber dan mushohih sebagai berikut:

KH. Ubaedillah Harits, M.Pd (Wakil Rais Syuriah PWNU Jawa Barat)

Ketua Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PWNU Jawa Barat KH. Zainal Mufid S.Sos, M.Pd (Subang)

KH. Juhadi Muhammad, SH (Indramayu)

KH. Ahmad Yazid Fattah (Tim Ahli LBM PWNU Jawa Barat)

KH. Khozinatul Asror (Gedongan – Cirebon)

KH. Ahmad Muthohar, M.Pd (Lemahabang – Cirebon)

Tim perumus terdiri dari:

KH. M.N.A. Syamil Mumtaz, M.Pd (Buntet – Cirebon)

Kiai Moh. Mubasysyarum Bih, SH., M.F.U (Arjawinangun – Cirebon)

Kiai Abdul Hamid, M.Pd (Arjawinangun – Cirebon)

Ny. Hj. Ninih Khoeriyah (Warungkondang – Cianjur)

KH. Agan Sugandi (Karawang)

Kiai Rifqi Ahmad Husaeri, M.Ag (Cianjur)

Hasil bahtsul masail ini diharapkan menjadi rujukan bagi pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam merumuskan langkah penyelamatan lingkungan yang sesuai syariat, berkeadilan, dan berpihak pada kelestarian alam. Pesantren Ekologi Al-Mizan menegaskan akan terus bersinergi dengan LBM PWNU Jabar dalam penguatan fikih ekologis dan gerakan peradaban hijau di Indonesia.

  • Penulis: Dyt

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menag Nasaruddin Umar Sampaikan Gagasan Moderasi Beragama Dan Ekoteologi Di Georgetown University

    Menag Nasaruddin Umar Sampaikan Gagasan Moderasi Beragama dan Ekoteologi di Georgetown University

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • 0Komentar

    Harianterbit.id Washington Dc – Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan visi Indonesia sebagai model dialog antaragama, perdamaian, dan keadilan sosial. Hal ini disampaikan Menag Nasaruddin dalam sebuah forum internasional di Georgetown University yang diselenggarakan oleh School of Foreign Service Institute for the Study of Diplomacy dan Alwaleed Center for Muslim-Christian Understanding, Selasa (20/5/2025). Indonesia: Laboratorium Keberagaman […]

  • Polda Lampung Siapkan Mudik Gratis Yogya Dan Solo, Cek Syaratnya

    Polda Lampung Siapkan Mudik Gratis Yogya dan Solo, Cek Syaratnya

    • calendar_month Minggu, 24 Mar 2024
    • 0Komentar

    Harianterbit.id Jakarta – Polda Lampung kembali menyediakan layanan mudik gratis untuk masyarakat dengan tujuan Yogyakarta dan Solo, Jawa Tengah. Pendaftaran program itu sudah mulai sejak 21 Maret 2024. Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika mengungkapkan layanan mudik ini gratis. Sehingga masyarakat tak perlu memikirkan biaya untuk pulang kampung halaman. Ia mengatakan, program tersebut merupakan arahan […]

  • Usai Dikunjungi Bupati, Wamendes Budi Arie Akan Kunjungi Seluma

    Usai Dikunjungi Bupati, Wamendes Budi Arie Akan Kunjungi Seluma

    • calendar_month Minggu, 27 Feb 2022
    • 0Komentar

    Harianterbit.id Jakarta – Wakil Menteri Desa (Wamen), Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Budi Arie Setiadi menerima audiensi Bupati Seluma, Erwin Octavian di ruang kerjanya, Kamis (24/2) kemarin di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, salah satunya membahas tentang pembangunan jalan dan jembatan di Kabupaten Seluma di tahun 2022. “Kemendes PDTT menerima audiensi Bupati Seluma kemarin […]

  • Gmni Minta Pemkab Lebak Tutup Pt Pelangi Elasindo

    GMNI Minta Pemkab Lebak Tutup PT Pelangi Elasindo

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • 0Komentar

    HARIANTERBIT ID, Lebak – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Provinsi Banten minta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak agar meutup PT Pelangi Elasindo yang ada di Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak Banten, pasalnya GMNI menilai perusahaan tersebut belum memiliki izin. “Kabarnya perusahaan PT Pelangi Elasindo belum pernah mengurus perizinan di Kabupaten Lebak, […]

  • Peduli Masyarakat, Dprd Pandeglang Gotong Royong Bangun Jalan Poros Desa Di Maja

    Peduli Masyarakat, DPRD Pandeglang Gotong Royong Bangun Jalan Poros Desa di Maja

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • 0Komentar

    Harianterbit.id Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pandeglang Abdul Rozak ikut turun langsung bersama masyarakat membangun jalan poros desa hasil swadaya. Kegiatan tersebut dilakukan di Desa Pager Batu, Kecamatan Maja, Minggu (18/1/2025) “Gotong royong ini sangat bagus untuk meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat pagar batu, Kecamatan Maja. Saya sangat senang bisa ikut terlibat dalam […]

  • 41 Tim Ramaikan Kapolda Cup I Di Sorong, Ajang Pencarian Atlet Voli Papua Barat Daya

    41 Tim Ramaikan Kapolda Cup I di Sorong, Ajang Pencarian Atlet Voli Papua Barat Daya

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • 0Komentar

    Harianterbit.id Sorong – Sebanyak 41 tim bola voli dari berbagai kabupaten dan kota di wilayah Papua Barat Daya ambil bagian dalam Turnamen Voli Kapolda Cup I Tahun 2025. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Kapolda Papua Barat Daya, Brigjen Pol Gatot Haribowo, di GOR Pancasila, Kota Sorong, pada Sabtu (1/11/2025). Turnamen ini digelar dalam rangka memperingati […]

expand_less