Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Marwan Jafar Salurkan 150 Tangki Air Bersih di Pati

waktu baca 2 menit
Kamis, 22 Okt 2026 10:02 5 Redaksi

    PATI, Joglo Jateng – Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Marwan Jafar, menyalurkan bantuan air bersih di beberapa daerah di Jawa Tengah yang terdampak kekeringan. Termasuk di Kabupaten Pati yang terdampak kekeringan cukup parah.

    Total ada sebanyak 150 tangki air bersih yang disalurkan kepada masyarakat di Bumi Mina Tani ini. Penyaluran bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, terutama air untuk minum, memasak, dan keperluan rumah tangga.

    Marwan mengatakan, kekeringan telah mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat. Terutama di wilayah yang sumber airnya bergantung pada sumur warga.

    “Kekeringan ini telah berdampak serius pada kehidupan sehari-hari warga di Dapil Jateng III. Banyak sumur warga yang sudah mengering, dan mereka kesulitan mendapatkan air untuk memasak serta minum. Bantuan air bersih ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang sedang menghadapi masa-masa sulit ini,” ujarnya.

    Mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi itu mengatakan, distribusi bantuan akan dipantau secara berkala. Koordinasi dengan tim lapangan dan tokoh masyarakat setempat juga diperlukan agar bantuan menjangkau wilayah yang paling membutuhkan.

    Menurutnya, pengiriman air melalui truk tangki hanya menjadi langkah darurat. Pemerintah daerah dan kementerian terkait perlu menyiapkan infrastruktur yang dapat menjamin ketersediaan air bersih secara berkelanjutan.

    “Bantuan tangki air ini adalah solusi jangka pendek yang sifatnya darurat. Sedangkan untuk jangka panjangnya, kita harus mendorong pembangunan infrastruktur air bersih yang lebih permanen, seperti perluasan jaringan pipa PDAM, pembuatan sumur bor dalam, serta optimalisasi embung-embung desa agar krisis ini tidak terus berulang setiap tahun,” tegasnya.

    Usulan tersebut menempatkan penyediaan air bersih bukan hanya sebagai persoalan bantuan saat kemarau, melainkan juga kebutuhan pembangunan dan pelayanan dasar masyarakat. Perluasan jaringan perpipaan, pembangunan sumur bor, serta optimalisasi embung desa perlu disesuaikan dengan kondisi hidrogeologi, ketersediaan sumber air, dan kebutuhan masing-masing wilayah.

    Sementara itu, Koordinator Relawan Kabupaten Pati, Sutrisno mengatakan, bantuan air bersih tersebut disalurkan wilayah yang sangat terdampak kekeringan dan membutuhkan bantuan air bersih.

    “Paling tidak ada 10 kecamatan di Pati Selatan. Dari mulai Pucakwangi, Jaken, Jakenan, Winong, Gabus, Tambakromo, Kayen, Sukolilo,” katanya.

    Dirinya menjelaskan 150 tangki air bersih itu disalurkan secara bertahap. Yakni dimulai sejak Jumat (16/10) hingga menyesuaikan kondisi kekeringan.

    “Penyaluran bertahap. Sehari 13 tangki. Karena keterbatasan angkutan sehingga mobilitas terbatas dan antre air juga,” pungkasnya.

    Pers Nasional
    LAINNYA
    Pers Nasional