Pandeglang – DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Banten bersama DPC PKB Kabupaten Pandeglang menggelar rangkaian pengukuhan sekaligus peningkatan kapasitas Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) PKB se-Kabupaten Pandeglang.
Kegiatan yang digelar secara maraton tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi PKB hingga tingkat kecamatan. Selain pengukuhan kepengurusan, kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas kader agar struktur partai semakin aktif, solid, dan dekat dengan masyarakat.
Sekretaris DPC PKB Kabupaten Pandeglang, Mahrus Shalah, S.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa pengukuhan bukan sekadar kegiatan seremonial maupun sebatas penyerahan Surat Keputusan (SK).
“Pengukuhan hari ini bukan sekadar seremoni, bukan hanya menerima SK, memakai seragam, kemudian selesai. Pengukuhan adalah awal dari sebuah tanggung jawab. Mulai hari ini, saudara-saudara membawa amanah partai sekaligus amanah masyarakat,” ujar Mahrus kepada wartawan (18/10/26).
Ia meminta seluruh pengurus DPAC yang telah dikukuhkan untuk menjadikan PKB sebagai organisasi yang benar-benar hadir di tengah kehidupan masyarakat, bukan hanya bergerak ketika menghadapi momentum politik dan Pemilu.
Menurutnya, kader PKB harus hadir ketika petani menghadapi persoalan, ketika anak muda membutuhkan ruang, ketika pesantren dan majelis taklim membutuhkan dukungan, serta ketika masyarakat membutuhkan tempat untuk menyampaikan aspirasi.
“PKB harus menjadi rumah yang pintunya selalu terbuka untuk masyarakat. Jangan hanya bergerak ketika menjelang Pemilu. Kehadiran kader harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Mahrus juga mengingatkan bahwa kekuatan PKB tidak semata-mata diukur dari banyaknya struktur yang terbentuk. Kekuatan utama partai, kata dia, justru terletak pada kekompakan, soliditas, serta kerja nyata seluruh kader.
Karena itu, seusai pengukuhan, seluruh DPAC diminta segera merapikan organisasi, memperkuat komunikasi dengan pengurus ranting, serta membangun silaturahmi yang lebih intensif dengan para kiai, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, pesantren dan berbagai elemen masyarakat.
“Jangan habiskan energi untuk persoalan internal. Kalau kita kompak, kita kuat. Kalau kita bergerak bersama, insyaallah masyarakat akan memberikan kepercayaan kepada PKB,” katanya.
Selain memperkuat struktur, Mahrus mengingatkan kader untuk tetap menjaga jati diri perjuangan PKB, yakni menjalankan politik yang santun, membawa manfaat bagi masyarakat, serta tetap berpijak pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah dan perjuangan para ulama.
Ia pun mengajak seluruh kader mengubah cara pandang dalam berorganisasi. Menurutnya, kader tidak semestinya hanya mempertanyakan apa yang akan diperoleh dari partai, melainkan apa yang dapat dilakukan melalui PKB untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Mari kita besarkan PKB bukan hanya dengan baliho dan atribut, tetapi dengan silaturahmi, pelayanan, keberpihakan dan kerja nyata. PAC bergerak, ranting mengakar, kader solid, masyarakat bersama kita. Insyaallah PKB semakin kuat dan semakin dipercaya masyarakat,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Mahrus mengajak seluruh jajaran PKB di Kabupaten Pandeglang menjaga kekompakan, memperkuat barisan serta menjadikan pengukuhan DPAC sebagai momentum untuk meningkatkan kerja-kerja politik yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat.
“Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan keberkahan dalam setiap langkah perjuangan kita. PKB solid! PKB hadir! PKB melayani!” pungkasnya

