x

Komisi I DPR RI Soroti Wacana Penarikan Prajurit TNI dari Lebanon

waktu baca 2 menit
Minggu, 5 Apr 2026 15:29 34 Redaksi

    Harianterbit.id | Jakarta – Tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam misi perdamaian UNIFIL kembali mengalami luka-luka akibat ledakan di wilayah El Adeisse, Lebanon selatan.

    Menanggapi insiden tersebut, Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Dave Laksono, menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap keselamatan prajurit Indonesia yang bertugas di daerah konflik.

    “Setiap insiden yang menimpa prajurit TNI harus menjadi bahan evaluasi bersama, baik oleh TNI, Kementerian Pertahanan, Kementerian Luar Negeri, maupun Perserikatan Bangsa-Bangsa,” ujar Dave, Minggu (5/4/2026).

    Ledakan yang terjadi pada Sabtu (3/4) tersebut menambah daftar korban pasukan Indonesia di Lebanon. Sebelumnya, tiga prajurit TNI juga dilaporkan gugur akibat serangan yang dikaitkan dengan Israel.

    Terkait kemungkinan penarikan pasukan, Dave menilai keputusan tersebut tidak bisa diambil secara terburu-buru.

    “Penarikan pasukan bukan keputusan yang dapat diambil secara gegabah. Perlu pertimbangan strategis yang matang, mengingat komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia,” katanya.

    Ia menegaskan, kehadiran TNI dalam misi UNIFIL merupakan bagian dari tanggung jawab global Indonesia. Namun demikian, aspek keselamatan prajurit harus tetap menjadi prioritas utama.

    “Sikap yang perlu ditegaskan adalah menempatkan keselamatan prajurit sebagai prioritas utama, sembari memastikan kontribusi Indonesia dalam misi perdamaian tetap berjalan dengan penuh kehormatan,” lanjutnya.

    Dave juga menyoroti pentingnya peningkatan prosedur keamanan serta langkah-langkah preventif yang terukur di lapangan.

    “Langkah preventif yang terukur serta diplomasi yang konstruktif menjadi kunci untuk menekan risiko, sekaligus menjaga peran strategis Indonesia di panggung internasional,” tutupnya. (David)

    Pers Nasional
    LAINNYA
    Pers Nasional
    x