Dapat Kucuran APBN Rp1,42 Miliar, Revitalisasi SMPN 2 Malingping Terus Dikebut

waktu baca 3 menit
Kamis, 20 Agu 2026 13:51 7 Redaksi

    Harianterbit.id Jakarta – Progres revitalisasi SMP Negeri (SMPN) 2 Malingping yang berlokasi di Jalan Raya Saketi Km 10, Simpang Tiga Pariwisata, Desa Senanghati, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, berjalan sesuai target.

    Sekolah tersebut mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan, khususnya dalam menciptakan lingkungan sekolah yang layak dan mendukung kegiatan belajar mengajar.

    Berdasarkan papan informasi proyek, revitalisasi SMPN 2 Malingping menelan anggaran sebesar Rp1.423.258.000 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026.

    Pekerjaan revitalisasi meliputi rehabilitasi satu ruang laboratorium, satu ruang administrasi dan empat ruang kelas. Selain itu, program tersebut juga mencakup pembangunan dua Ruang Kelas Baru (RKB) serta toilet.

    Pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara swakelola oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) dengan waktu pelaksanaan selama 120 hari kalender.

    Keberadaan fasilitas pendidikan yang representatif dinilai penting dalam menunjang aktivitas belajar mengajar. Selain memberikan kenyamanan bagi peserta didik, fasilitas yang memadai juga dapat membantu para guru melaksanakan proses pembelajaran secara lebih optimal.

    Kepala SMPN 2 Malingping, Zahratul Uyun, S.I.P., M.A.P., menyambut baik program revitalisasi tersebut dan menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah.

    “Dengan adanya program ini, kami menyambut baik dan mengucapkan terima kasih. Peningkatan fasilitas ini merupakan bagian penting dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang nyaman, aman dan kondusif,” ujar Uyun kepada wartawan di Lebak Kamis (20/8/2026).

    Secara pribadi maupun kelembagaan, Uyun juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden Prabowo Subianto.

    Ia berharap program tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran di SMPN 2 Malingping sehingga ke depan kegiatan belajar mengajar semakin baik dan memberikan kenyamanan bagi siswa maupun dewan guru.

    Menurutnya, pembangunan sarana pendidikan tidak seharusnya berhenti pada penyelesaian pekerjaan fisik. Pemeliharaan fasilitas secara berkelanjutan juga menjadi tanggung jawab bersama agar sarana yang telah dibangun dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

    “Semoga proses pembelajaran ke depan akan semakin baik dan memberikan kenyamanan bagi siswa maupun dewan guru. Pembangunan sarana pendidikan ini tidak berhenti pada penyelesaian pekerjaan fisik saja, tetapi juga harus diikuti dengan pemeliharaan fasilitas secara berkelanjutan,” katanya.

    Uyun menambahkan, program revitalisasi tersebut diharapkan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekolah sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan pendidikan bagi peserta didik.

    Dengan dukungan sarana dan prasarana yang semakin memadai, pihak sekolah optimistis dapat menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman serta memberikan ruang yang lebih baik bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan akademik, kreativitas dan berbagai potensi yang dimiliki.

    “Ini sekaligus menjadi komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan,” pungkasnya.

    Penulis: Welly

    Pers Nasional
    LAINNYA
    Pers Nasional