Mama-Mama Pedagang Papua Masih Bertahan di Kantor Gubernur PBD, Tunggu Elisa Kambu Temui Massa

waktu baca 2 menit
Kamis, 2 Jul 2026 10:30 5 Redaksi

    Harianterbit.id | Kota Sorong – Ratusan mama-mama pedagang asli Papua yang tergabung dalam Perkumpulan Pedagang Mama-Mama Papua Kota Sorong (P2MPKS) hingga Kamis (2/7/2026) masih bertahan di Kantor Gubernur Papua Barat Daya (PBD). Mereka menunggu Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, untuk menerima dan mendengarkan aspirasi yang disampaikan.

    Pendamping P2MPKS, Yohanis Mambrasar, mengatakan sekitar 300 mama-mama pedagang masih menduduki halaman Kantor Gubernur Papua Barat Daya karena hingga kini Gubernur Elisa Kambu belum menemui massa aksi.

    “Mama-mama tetap bertahan karena berharap gubernur datang dan menerima aspirasi mereka,” ujar Yohanis.

    Ia menjelaskan, terdapat tiga tuntutan utama yang disampaikan dalam aksi tersebut. Pertama, mendesak Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya segera menerbitkan kebijakan pemberian dukungan modal usaha bagi pedagang asli Papua setiap tahun. Kedua, meminta pemerintah menyediakan tempat berjualan yang layak bagi mama-mama pedagang Papua. Ketiga, menyatakan penolakan terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) dan militerisme di Tanah Papua.

    Menurut Yohanis, aksi dimulai sejak pagi hari. Massa terlebih dahulu berkumpul di satu titik sebelum melakukan long march menuju Kantor Gubernur Papua Barat Daya. Hingga berita ini ditulis, mereka masih bertahan di lokasi.

    Yohanis juga mengajak berbagai pihak, termasuk pimpinan DPR Papua Barat Daya, pimpinan gereja, serta lembaga hak asasi manusia (HAM), untuk ikut memantau jalannya aksi.

    “Kami mendorong semua pihak, mulai dari pimpinan DPR Papua Barat Daya, pimpinan gereja, hingga lembaga HAM, untuk turut memantau aksi ini,” katanya.

    Selain itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menunjukkan solidaritas dalam memperjuangkan pemenuhan hak-hak mama-mama pedagang asli Papua.

    “Kami berharap Gubernur Elisa Kambu dapat meluangkan waktu untuk bertemu dan mendengarkan langsung aspirasi mama-mama pedagang Papua,” tutup Yohanis. (Abdullah)

    Pers Nasional
    LAINNYA
    Pers Nasional