Harianterbit.id | Raja Ampat – Gubernur Papua Barat Daya, secara resmi membuka ajang AVC Beach Volleyball Tour Raja Ampat Open 2026 yang ditandai dengan penyerahan bola voli secara simbolis kepada Kepala Wasit AVC, Srinivasan Jayaraman. Pembukaan berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.
Sebelum kompetisi dimulai, para atlet dan ofisial mengikuti technical meeting sebagai rapat koordinasi final guna memastikan seluruh tim memahami aturan teknis pertandingan. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian pelaksanaan turnamen internasional tersebut.
Technical meeting dan gala dinner digelar di Pantai Beba, Kafe Batalion, Kota Waisai, Raja Ampat, pada Minggu, 5 April 2026. Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan tersebut, yang mempertemukan peserta dari berbagai negara.
Sebanyak sembilan negara ambil bagian dalam turnamen bergengsi ini, yakni Australia, Jepang, China, Thailand, Filipina, Kazakhstan, Selandia Baru, Hongkong, dan Indonesia. Kehadiran para atlet dan ofisial dari berbagai negara menambah semarak ajang internasional tersebut.
Turnamen AVC Beach Volleyball Tour Raja Ampat Open 2026 akan berlangsung pada 6–9 April 2026 di Pantai Waisai Torang Cinta, Raja Ampat. Pantai yang terkenal dengan panorama indahnya ini menjadi lokasi utama pertandingan.
Dalam sambutannya, Gubernur Elisa Kambu menyampaikan terima kasih kepada federasi dan Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Indonesia yang telah menetapkan Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya, sebagai tuan rumah turnamen internasional tersebut.
Menurutnya, momentum ini bukanlah yang pertama, melainkan awal pembuka jalan bagi terselenggaranya berbagai event bertaraf nasional maupun internasional di Papua Barat Daya, khususnya di Raja Ampat.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh atlet, ofisial, dan tamu dari berbagai negara. Kehadiran mereka dinilai sebagai suatu kehormatan dan kebanggaan bagi masyarakat Papua Barat Daya.
Gubernur menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana mempererat persahabatan antarbangsa, memperkenalkan kekayaan budaya, serta mempromosikan potensi pariwisata Papua Barat Daya, khususnya Raja Ampat yang dikenal dengan keindahan alamnya yang luar biasa.
Lebih lanjut, ia berharap melalui penyelenggaraan turnamen ini, Papua Barat Daya semakin dikenal sebagai destinasi sport tourism unggulan dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama bagi masyarakat lokal.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, kami mengucapkan selamat bertanding. Tunjukkan sportivitas, semangat juang, dan prestasi terbaik.Jadikan ajang ini sebagai momentum untuk mengukir prestasi sekaligus mempererat persahabatan lintas negara,” tutup Elisa Kambu. (Abdullah)