x
Pers Nasional

Israel Bom Bardir Kantor Presiden Iran

waktu baca 2 menit
Selasa, 3 Mar 2026 19:15 29 Redaksi

    Harianterbit.id | Jakarta – Konflik bersenjata antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran terus meningkat. Militer Israel mengonfirmasi telah melancarkan serangan udara ke pusat pemerintahan Iran di Teheran, termasuk kantor kepresidenan dan gedung Dewan Keamanan Nasional Tertinggi.

    Dalam pernyataan resminya yang dikutip AFP, Selasa (3/3/2026), militer Israel menyatakan, Angkatan Udara Israel, menyerang dan menghancurkan fasilitas di dalam kompleks kepemimpinan rezim Iran di jantung Teheran semalam.

    Pernyataan itu juga menambahkan, Selama serangan terhadap kompleks tersebut, sejumlah amunisi dijatuhkan ke kantor kepresidenan dan gedung Dewan Keamanan Nasional Tertinggi.

    Serangan tersebut disebut sebagai bagian dari kampanye militer berkelanjutan Israel terhadap Republik Islam Iran.

    Di sisi lain, Iran mengklaim terus melakukan serangan balasan terhadap pangkalan-pangkalan Amerika Serikat di kawasan Teluk sejak Sabtu (28/2). Teheran menyebut sedikitnya 560 personel militer AS tewas atau terluka akibat serangan tersebut, meski klaim ini belum dapat diverifikasi secara independen.

    Juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbiya Angkatan Bersenjata Iran, Kolonel Ebrahim Zolfaghari, kepada media lokal Press TV, Selasa (3/3/2026), mengumumkan hasil dari operasi militer bertajuk “Operasi Janji Sejati 4”.

    Menurutnya, operasi tersebut merupakan respons atas serangan gabungan AS-Israel serta pembunuhan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

    Dalam keterangannya, Zolfaghari menyebut pasukan Iran menargetkan kapal induk Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, dengan empat rudal jelajah. Ia mengklaim serangan itu membuat kapal induk tersebut mundur ke perairan tenggara Samudra Hindia.

    Selain itu, Iran juga menyatakan telah menyerang pangkalan udara AS Ali al-Salem di Kuwait hingga tidak dapat beroperasi, serta merusak struktur angkatan laut Amerika Serikat di negara tersebut.

    Situasi di kawasan Timur Tengah kini dilaporkan semakin tegang seiring meningkatnya intensitas serangan dan saling klaim dari kedua pihak. (David)

    LAINNYA
    Pers Nasional
    x