Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lebak » MOI DPC Lebak Gelar Audensi Bersama Bulog Lebak- Pandeglang

MOI DPC Lebak Gelar Audensi Bersama Bulog Lebak- Pandeglang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 1 Agt 2022

LEBAK- Pengurus Perkumpulan Perusahaan Media Online Indonesia (MOI) DPC Kabupaten Lebak melakukan kegiatan silaturahmi ke Kantor Bulog Lebak-Pandeglang. Hal itu, sebagai salah satu agenda program kerja MOI untuk membangun komunikasi kepada seluruh OPD di Lebak khususnya ke Bulog Lebak- Pandeglang.

“Hari ini, alhamdulillah agenda kita
berjalan lancar. Kita juga diterima dengan baik oleh Pincab Bulog dan ini awal Komunikasi MOI bersama Bulog Lebak Pandeglang, semoga kedepan kita terus menjalin silaturahmi baik, juga berbagi informasi soal kegiatanya yang positif yang bermanfaat untuk masyarakat Lebak,”kata Ketua MOI Lebak Aji Rosyad usai audensi

Kata Aji, ada beberapa hal penting yang di serap hasil audensi tersebut. Salah satunya soal penyimpanan beras di Bulog.

“Jadi, Bulog kan menyerap beras dari petani di Lebak, tapi penyelurannya yang kadang belum ada atau kadang lama disalurkannya, sehingga beras banyak tersimpan di Bulog,”katanya.

Aji berharap apa yang mungkin menjadi kendala Bulog dan untuk kepentingan masyarakat banyak dapat dilancarkan.

“Semoga kedepan semakin lancar, dan Bulog pun dapat menyerap beras dari petani di Lebak semakin banyak,” harapnya.

Sementara itu, Pimpinan Cabang (Pincab) Bulog Lebak- Pandeglang Umar mengucapkan terimkasih kepada MOI DPC Lebak telah meluangkan waktu untuk menggelar audensi dan silaturahmi bersama Bulog.

“Kami juga ucapkan terimkasih banyak kepada MOI DPC Lebak telah hadir dan bersilaturahmi ke Kantor Bulog,”kata Umar.

Kata Umar, hingga saat ini penyerapan beras dari petani masih baik dan berjalan lancar. Untuk setok beras di Bulog ada sebanyak 5000 Ton.

“Kita baru saja menyerap beras sebanyak 2000 ton dari petani, karena memang kita masih ada setok beras 3000 ton. Jadi total beras di kita sebanyak 5000 ton,” katanya.

Lanjutnya, untuk setok beras sebanyak 5000 ton itu adalah beras cadangan pemerintah untuk bencana alam dan rawan pangan. Selain itu, Bulog Lebak-Pandeglang juga sedang menyiapkan gula.

“Namun memang untuk gula yang akan di siapkan oleh kita, itu sipatnya Komersil bukan pemerintahan. Jadi, gula itu dari anak perusahaan Bulog, kita rencananya untuk tahap awal akan menyediakan 100 ton gula, saat ini masih proses, lagi pesen. Rencananya di Bulan Agustus ini mudah mudahan sudah datang. Dan untuk harganya sendiri nanti setelah tersedia baru kita liris harganya,”kata Umar.

Kata Umar, Bulog berharap kedepannya baik dari pemerintah daerah dan terutama pemrintah pusat agar ada program- program yang dapat bersinergi dengan Bulog. Karena kewajiban Bulog agar menyerap gabah atau beras dari petani tetap harus berjalan.

“Kita harus menyerap gabah atau beras dari petani, kita juga berharap diberikan otlet penyaluran beras hasil panen petaninya. Sehingga kita dapat terus bersinambungan terus,”harapnya.

(*IMAM/RED)

  • Penulis: Redaksi
expand_less