x

Nama Ricky Disebut Kelola Judi Togel Supiori, Tanggal 15 Diduga Jadi Jadwal Setoran

waktu baca 2 menit
Selasa, 7 Apr 2026 21:23 26 Redaksi

    Harianterbit.id | SUPIORI – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Pemantau Kinerja Aparatur Sipil Negara (Gempur), Sosbin Sitorus, mendesak Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, untuk segera mengambil langkah tegas terkait dugaan maraknya praktik perjudian toto gelap (togel) di Kabupaten Supiori, Papua.

    Menurut Sosbin, aktivitas perjudian yang tergolong penyakit masyarakat itu diduga sudah lama beroperasi dan kini semakin terang-terangan di tengah masyarakat. Ia mengaku menerima berbagai informasi dari warga yang menyebut praktik togel di wilayah tersebut berjalan bebas tanpa tindakan hukum yang jelas.

    “Informasi yang kami terima dari masyarakat menyebutkan praktik togel di Supiori diduga berjalan terbuka dan seperti tidak tersentuh hukum,” kata Sosbin.

    Lebih jauh, ia juga menyoroti adanya dugaan setoran kepada pihak tertentu sehingga aktivitas perjudian tersebut terus berjalan. Bahkan, dari informasi yang beredar di tengah masyarakat, tanggal 15 setiap bulan disebut-sebut menjadi waktu yang paling disorot karena diduga sebagai jadwal penyetoran kepada pihak yang membekingi aktivitas ilegal tersebut.

    Selain itu, berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, praktik perjudian tersebut diduga dikelola oleh seseorang bernama Ricky.

    “Jika tidak ada tindakan hukum, kami patut menduga jelas ada pembiaran. Aparat penegak hukum tidak boleh menutup mata terhadap persoalan ini,” tegasnya.

    Ia pun meminta Kapolda segera memerintahkan jajarannya untuk menghentikan dan menutup aktivitas perjudian yang dinilai telah meresahkan masyarakat. Desakan serupa juga disampaikan tokoh pemuda Supiori, Petrus. Ia meminta aparat penegak hukum segera turun tangan dan menutup perjudian tersebut.

    “Judi togel ini sudah sangat meresahkan masyarakat. Kami berharap aparat penegak hukum segera langkah tegas sebelum dampaknya semakin luas,” ujarnya.

    Menurut Petrus, jika praktik perjudian terus dibiarkan berlangsung tanpa langkah tegas dari aparat, maka dikhawatirkan dapat merusak generasi muda dan memicu persoalan sosial di tengah masyarakat Supiori. (DR)

    Pers Nasional
    LAINNYA
    Pers Nasional
    x