
Keterangan foto : Sekretaris Pemuda Nasional (PEMNAS) Kota Bogor, Nurisman Iskandar, Minggu (1/3/2026) Harianterbit.id BOGOR, – Proses seleksi jajaran direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor kini tengah menjadi sorotan publik. Di tengah dinamika internal yang melibatkan aspirasi sejumlah pegawai, muncul seruan untuk mengedepankan dialog konstruktif demi menjaga stabilitas pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Bogor.
Sekretaris Pemuda Nasional (PEMNAS) Kota Bogor, Nurisman Iskandar, menekankan bahwa keberlangsungan perusahaan daerah harus menjadi prioritas utama di atas kepentingan kelompok. Ia menilai, riuh rendah di internal PDAM seharusnya tidak sampai mengganggu fokus utama perusahaan, yakni pelayanan publik yang prima.
Profesionalisme dan Integritas Direksi Baru
Nurisman menjelaskan bahwa proses seleksi direksi merupakan mekanisme formal yang dirancang untuk mencari pemimpin terbaik. Menurutnya, siapapun yang nantinya terpilih merupakan figur yang diharapkan mampu membawa perubahan positif dan inovasi bagi Tirta Pakuan.
”Kita harus melihat transisi kepemimpinan ini sebagai peluang untuk pembenahan, bukan sebagai pemicu keretakan. Direksi yang terpilih nantinya memiliki tanggung jawab besar untuk menegakkan aturan dan menjaga integritas perusahaan tetap tegak lurus,” ujar Nurisman dalam keterangannya, Minggu (1/3/2026).
Menolak Polarisasi, Mengedepankan Sinergi
Menanggapi adanya aksi penolakan dari sebagian pegawai, PEMNAS Kota Bogor mengimbau agar seluruh elemen di dalam PDAM Tirta Pakuan kembali merapatkan barisan. Nurisman berpendapat bahwa sinergi antara pegawai dan direksi baru adalah syarat mutlak agar roda organisasi berjalan efisien.
”Kondusivitas di lingkungan kerja adalah kunci. Jika internalnya harmonis, maka pelayanan ke masyarakat tidak akan terganggu. Kami mengajak rekan-rekan pegawai untuk memberikan kesempatan bagi direksi baru menunjukkan kinerjanya. Sinergi itu harus diciptakan, bukan dihindari,” tambahnya.
Fokus pada Pelayanan Masyarakat
Lebih lanjut, Nurisman mengingatkan bahwa masyarakat Kota Bogor tidak boleh menjadi korban dari ketidakharmonisan internal BUMD. Ia berharap semua pihak dapat meredam ego sektoral demi kepentingan yang lebih besar.
Menjaga Iklim Kerja: Menciptakan suasana yang tenang agar proses transisi berjalan mulus.
Aspirasi Lewat Jalur Tepat: Menggunakan saluran komunikasi internal yang resmi tanpa menciptakan kegaduhan di ruang publik.
Dukungan Penuh: Memberikan ruang bagi jajaran direksi untuk menjalankan visi dan misi tanpa hambatan yang bersifat kontraproduktif.
”Pada akhirnya, indikator keberhasilan sebuah BUMD adalah seberapa puas masyarakat mendapatkan akses air bersih. Mari kita pastikan transisi ini justru memperkuat pelayanan tersebut, Kami mengajak rekan-rekan pegawai untuk memberikan kesempatan bagi direksi baru menunjukkan kinerjanya. Sinergi itu harus diciptakan” pungkas Nurisman.
Update Tahapan Kemendagri
Saat ini, proses seleksi telah mengerucut pada tiga nama calon direksi hasil penjaringan Panitia Seleksi (Pansel), tiga nama ini diusulkan untuk mengisi tiga kursi direksi, yaitu Dani Rakhmawan sebagai direktur operasional, Muzakkir sebagai direktur pelayanan dan bisnis, serta Teguh Setiadi sebagai Direktur Administrasi dan Keuangan Tirta Pakuan.
