Foto: Kantor Kepala Cabang Pembantu (KCP) Pos Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak. Harianterbit.id Lebak – Di Kantor Kepala Cabang Pembantu (KCP) Pos Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, bekerjasama dengan Babinsa dan Babinmas, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) untuk 3000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada Rabu 10 Desember 2025.
Suasana bergerak perlahan namun tertib. Warga datang bergantian membawa map kecil berisi KTP dan kartu keluarga. Di ruang pelayanan, petugas memanggil nama satu per satu, memastikan prosedur diverifikasi tanpa terburu-buru.
Di antara alur antrean, tampak wajah-wajah lega para Keluarga Penerima Manfaat yang hari ini menerima Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) dari pemerintah.
Program bantuan ini merupakan inisiatif akhir tahun dari Presiden Prabowo Subianto yang menyasar 35 juta warga di seluruh Indonesia sebagai penerima manfaat. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp900.000 untuk menjaga daya beli masyarakat serta memperkuat pertumbuhan ekonomi di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.
Agus seorang Petugas menjelaskan, KCP Maja membutuhkan waktu lima hari untuk menyelesaikan penyaluran terhadap 3000 Keluarga Penerima Manfaat di Kecamatan Maja-Curugbitung.
Ia menuturkan bahwa Program BLTS ini sebuah program bantuan uang tunai dari pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat yang rentan kebutuhan, akibat tekanan ekonomi, seperti inflasi atau kondisi darurat dan bersifat situasional (tidak permanen).
“Tujuannya, untuk menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga, terutama bagi keluarga pra-sejahtera, pekerja informal, dan rentan miskin agar daya beli mereka tetap terjaga. Sifatnya hanya sementara atau situasional, bukan bantuan rutin seperti PKH.” tuturnya menjelaskan
Kata Agus, untuk penyaluran BLTS dapat melalui Bank Himbara BRI, BNI, Mandiri, BTN dan PT Pos Indonesia.
“Penerimanya adalah, keluarga miskin, rentan miskin, lansia, disabilitas, dan pekerja informal yang terdampak kondisi ekonomi.” lanjutnya
Bagi banyak keluarga, sambung Agus, BLT Kesra adalah ruang bernapas, tambahan untuk anak sekolah, stok sembako, biaya rumah tangga, atau menutup kebutuhan mendesak. Pada akhirnya, keberhasilan program ini terukur dari cerita warga yang pulang dengan wajah lega.
“Di KCP Maja, seperti halnya di ratusan titik penyaluran lain di Indonesia, kehadiran negara benar-benar terasa sederhana, dekat, dan membantu. Dan Pos Indonesia menjadi jembatan yang memastikan sentuhan itu tiba di tangan mereka yang paling membutuhkan.” pungkasnya