Keterangan foto: Kepsek SMPN 3 Cipanas, Tini Sumartini, M.Pd Harianterbit.id Lebak – Pelaksanaan program revitalisasi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Cipanas, yang beralamat di Kampung Cigebrok, Desa Giriharja, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Banten, berjalan sesuai harapan dan menunjukkan progres yang positif.
Program revitalisasi tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025. Menelan anggaran sebesar Rp 3.014.726.000, dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP).
Ketua P2SP SMPN 3 Cipanas, Gatot, mengatakan bahwa dana revitalisasi itu digunakan untuk merehabilitasi enam ruang kelas, di antaranya:
1. Ruang kepala sekolah
2. Ruang perpustakaan serta membangun satu ruang kelas baru
3. Ruang laboratorium komputer
4. Ruang administrasi
5. Ruang usaha Kesehatan Sekolah (UKS)
6. Toilet dengan tiga pintu yang diperuntukkan bagi siswa, guru, dan penyandang disabilitas.
“Saat ini progres pekerjaan sudah mencapai sekitar 100 persen dan hanya tinggal menunggu Provisional Hand Over,” ujar Gatot saat ditemui dilokasi, Senin (8/12/2025).
Ia menambahkan, sesuai dengan semangat program revitalisasi yang mengedepankan pemberdayaan masyarakat lokal.
“Untuk itu seluruh tenaga kerja yang terlibat, berasal dari warga sekitar.” lanjutnya
Sementara itu, salah satu penanggung jawab kegiatan, Kepsek SMPN 3 Cipanas, Tini Sumartini M.Pd. memberikan Apresiasi yang setinggi-tingginya, dan mengungkapkan rasa sukur pada Tuhan yang Maha Esa atas program yang dilontarkan oleh pemerintah.
“Terimakasih Bapak Presiden Prabowo Subianto, Mentri Pendidikan, Direktorat Jendral (Dirjen) Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah,” ungkapnya
Dengan Revitalisasi ini, sambung Kepsek, sungguh luar biasa, telah merubah SMPN 3 Cipanas dari bangunan minimalis menjadi megah, lengkap dengan sarana dan prasarananya.
“Semoga revitalisasi ini dapat menunjang kualitas kegiatan belajar mengajar di sekolah kami dan dapat menjadi contoh bagi satuan pendidikan lainnya di Kabupaten Lebak dalam menciptakan lingkungan belajar yang layak, aman, dan nyaman bagi peserta didik.” pungkas Kepsek