Walikota Tangerang Ground Breaking Graha Santri
- account_circle Redaksi
- calendar_month Selasa, 28 Feb 2023

Kota Tangerang – Harianterbit.id
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang mengungkapkan terimakasihnya kepada Walikota Tangerang Arief R Wismansyah atas kepeduliannya kepada pendidikan pesantren. Dan kepeduliannya itu dibuktikan dengan membangun Graha Santri 2210 (22 Oktober).
“Ini termasuk komitmen (Walikota) dan kepeduliannya terhadap dunia pesantren,” ujar Kiai Baijuri seusai peletakan batu pertama pembangunan Graha Santri dibelakang masjid Al Azhom, pada Selasa (28/2/2023).
Di daerah perkotaan yang sibuk membangun infrastruktur, kata Kiai Baijuri, Pemkot Tangerang juga fokus membangun pengembangan sumberdaya manusia. Dengan mewujudkan komitmennya itu, Pemkot membangun fasilitas untuk santri dan pesantren.
“Ini yang pertama, bukan cuman di Banten, dan Insya Allah juga di Indonesia,” pungkas Kiai jebolan Lirboyo ini.
Didampingi Ketua DPRD Kota Tangerang, Walikota meletakan batu pertama ini bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Wakaf Indonesia (BWI) Dewan Masjid Indonesia (DMI), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang dan Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP).
“Bersama dengan yang lainnya kami meletakkan batu pertama untuk pembangunan Graha Santri 2210,” kata Arief ketika diwawancarai wartawan.
Arief menyampaikan pembangunan Graha Santri ini untuk pusat pengembangan para santri dan pesantren di Kota Tangerang. Ia berharap melalui Graha Santri ini bisa menjadikan Kota Tangerang sebagai Kota Santri dan Kota Pendidikan.
“Mudah-mudahan ini bisa menjadi pusat pengembangan santri-santri dan pesantren-pesantren yang ada di Kota Tangerang. Sehingga, ke depan, Kota Tangerang bisa menjadi Kota santri dan bisa menjadi Kota Pendidikan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Arief mengungkapkan, pusat pengembangan ini juga diharapkan menjadi laboratorium pengembangan kapasitas seorang santri dan tenaga pengajar di pesantren. Mengasah kemampuan soft skill melalui Graha Santri 2210 untuk mengaktualisasikan kemampuannya sebelum terjun ke masyarakat.
“Kita berharap, para beliau-beliau yang ada di Pesantren bisa mempergunakan tempat ini, misalnya pelatihan-pelatihan atau training of trainer, misalnya pelatihan menghafal Al Qur’an yang cepat, maksudnya itu,” tandasnya.
- Penulis: Redaksi