Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Banten » Suplayer BPNT Buka-bukaan Soal LKM Rangkasbitung Tagih Duit, Ada Apa

Suplayer BPNT Buka-bukaan Soal LKM Rangkasbitung Tagih Duit, Ada Apa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 25 Feb 2023

Harianterbit.id Lebak – Adanya sorotan publik terhadap perusahaan plat merah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD-red) yaitu Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Rangkasbitung. Dimana perusahaan tersebut diperuntukan untuk membantu menumbuhkan ekonomi pengusaha kecil atau mikro.

Sementara itu, berdasarkan penelusuran redaksi, kebenaran tersebut berbanding terbalik dengan pernyataan Direktur PT LKM Frengky dibeberapa media yang menyebut bahwa Para pengusaha Mikro kecil menengah yang kesulitan untuk mencari modal untuk usahanya, tinggal mendatangi Kantor LKM Rangkasbitung.

Selanjutnya, salah satu perusahaan PT Aam Prima Artha suplayer terbesar dari Program Bantuan Langsung Non Tunai (BPNT-red) di Banten ikut menikmati aliran dana pinjaman dari perusahaan BUMD LKM Rangkasbitung. PT Aam Prima Artha juga menyebut telah mengembalikan pinjaman yang diduga sempat macet tersebut ke LKM Rangkasbitung.

Baca jugaGAWAT, LKM Rangkasbitung Disorot Akibat Kredit Macet Tak Tepat Sasaran

Kebenaran isu tersebut diperkuat ketika awak media melakukan konfirmasi melalui pesan WhatsApp kepada Ibu Aam Maryamah selaku Direktur PT Aam Prima Artha (APA). perusahaan yang dikenal sebagai penyuplai program Bant

“Sudah dibayar oleh PT AAm, kalau belum dibayar, tidak mungkin mereka (LKM Rangkasbitung) gak teriak-teriak, waktu ada sangkutan aja setiap 2 jam pasti nelpon dan WhatsApp,” kata Direktur PT Aan Prima Artha, Aam Maryamah kepada redaksi saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsAapnya, Sabtu (26/2).

Selanjutnya, PT Aamn Prima Artha menyebutkan bahwa dia sudah tidak ada urusan lagi dengan LKM Rangkasbitung. Kata Aam Maryamah jika memang ada persoalan hukum, pihaknya dengan tegas akan menyerahkan semua kepada kuasa hukumnya.

“Kami sudah tidak ada urusan, perdata akan kami tempuh dan kedengarannya pihak kami juga mau wawancara mengangkat tema lembaga yang tidak transparan.” ucapnya.

Selain menjelaskan tentang persoalan dugaan kridit macet yang diklaim PT Aam tidak benar. Pihak PT Aam Prima Artha mengirimkan bukti setor Bank BJB Cabang Tangerang yang telah disetor ke PT LKM Rangkasbitung dengan nomor rekening (6672348710100).

Sementara itu Direktur LKM Rangkasbitung Frengky nainggolan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsAppnya belum.memberikan pernyataan resmi. Meskipun pesan yang telah dikirim sudah dibaca. Selanjutnya, dia memblok nomor awak media tersebut.

Terkait banyaknya dugaan tunggakan pinjaman uang anggota DPRD Lebak ke LKM Rangkasbitung. Pihak media masih berupaya untuk mengkonfirmasi kebenaranya. (Asep)

  • Penulis: Redaksi
expand_less