Perwakilan Kepala Sekolah SMK Hom Industri IPP Panjalu, Ahmad Ridwan. Harianterbit.id | Ciamis – Dalam upaya mencetak generasi yang siap kerja dan kompeten, SMK Hom Industri IPP Panjalu kembali menunjukkan komitmennya dalam menerapkan sistem pendidikan berbasis industri. Hal tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan ujian praktik keahlian yang dilaksanakan bekerja sama secara strategis dengan dunia usaha dan dunia industri, khususnya di sektor perunggasan.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi evaluasi akademik, melainkan juga merupakan implementasi nyata konsep link and match yang menghubungkan pembelajaran teori di kelas dengan praktik langsung di lapangan. Para siswa diuji menggunakan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku di industri perunggasan, mulai dari manajemen kandang, teknik pemeliharaan, hingga pengolahan hasil produksi.
Perwakilan Kepala Sekolah SMK Hom Industri IPP Panjalu, Ahmad Ridwan, menyampaikan bahwa pelaksanaan ujian praktik ini melibatkan kerja sama dengan pihak Hom Industri.
“Ujian praktik ini sebagian diserahkan kepada pihak Hom Industri, namun dalam pelaksanaannya tetap ada juga yang dikelola langsung oleh sekolah,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).
Ia menjelaskan, rangkaian ujian praktik dimulai dari proses penerimaan day old chick (DOC), kemudian berlanjut ke tahap pemeliharaan, pascapanen, hingga proses penjualan. Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan arahan Yayasan Industri Perunggasan (IPP) Panjalu yang bekerja sama dengan dinas terkait.
Sebanyak 18 siswa mengikuti ujian praktik industri perunggasan ini, dan seluruh peserta diketahui telah memiliki pengalaman kerja atau magang di bidang tersebut.
Melalui kegiatan ini, SMK Hom Industri IPP Panjalu semakin mengukuhkan posisinya sebagai institusi pendidikan yang unggul, adaptif, dan inovatif dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas.
“Kami berharap dukungan dari semua pihak agar program ini terus berjalan dan berkembang,” tandas Ahmad.
(Lili Romli)

