Hujan Deras Picu Longsor Jembatan di Cibadak Lebak

waktu baca 2 menit
Minggu, 11 Jan 2026 20:39 129 Redaksi

    Harianterbit.id Lebak – Sebuah jembatan penghubung di wilayah Cikupa, perbatasan Cidalung, Desa Tambakbaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, mengalami longsor akibat luapan sungai dan kondisi tanah yang labil. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 11 Januari 2026, setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras sejak malam hari.

    Menurut keterangan Ipung, salah seorang warga Cidalung, longsor terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Ia menjelaskan bahwa intensitas hujan yang tinggi menyebabkan Sungai Kali Cikupa meluap dan menggerus struktur tanah di sekitar jembatan yang memiliki kontur menebing. Kondisi tersebut mengakibatkan sebagian badan jembatan ambrol dan membahayakan pengguna jalan.

    “Longsornya sekitar jam 10 pagi. Semalaman hujan deras, sungai meluap, sementara tanah di sini menebing dan rawan, jadi tidak kuat menahan arus air,” ujar Ipung kepada wartawan.

    Pasca kejadian, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak dengan sigap turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal. Petugas langsung memasang garis polisi (police line) di sekitar area longsor guna mencegah terjadinya kecelakaan bagi pengguna jalan yang melintas.

    Ipung mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh PUPR Kabupaten Lebak. Menurutnya, respons cepat tersebut sangat membantu warga dalam meminimalisir risiko kecelakaan di lokasi kejadian.

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada PUPR Kabupaten Lebak yang cepat tanggap, langsung turun ke lokasi dan memasang garis pengaman,” katanya.

    Selain aparat, warga setempat juga turut berperan aktif dengan membantu mengatur arus lalu lintas, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, yang masih mencoba melintasi jalur tersebut secara bergantian dengan penuh kehati-hatian.

    Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan permanen terhadap jembatan maupun badan jalan yang terdampak longsor. Pasalnya, jarak antara rumah warga dengan permukaan jalan hanya sekitar 10 meter, sehingga dikhawatirkan longsor susulan dapat terjadi sewaktu-waktu, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu.

    “Kami berharap pemerintah cepat melakukan penanganan dan segera memperbaiki jembatan ini. Rumah warga dekat sekali dengan jalan, takut kalau longsor bertambah parah,” pungkas Ipung.

    Pers Nasional
    LAINNYA
    Pers Nasional