Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Ketua Komnas PAI : Potret Anak Indonesia Memprihatinkan

Ketua Komnas PAI : Potret Anak Indonesia Memprihatinkan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 19 Mar 2023

HARIANTERBIT.ID(Pandeglang) – Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Arist Merdeka Sirait menegaskan potret anak indonesia saat ini sangat memprihatinkan, hal tersebut disebabkan karena faktor kekerasan yang dialami anak -anak indonesia, “kata Arist Merdeka Sirait saat menjadi pemateri dalam acara Seminar Nasional Pendidikan Karakter dan Strategi Mengajar, Minggu (19/3/2023) bertempat di Hotel Mutiara Carita.

“Hampir 52 persen anak anak di indonesia mengalami kekerasan, baik fisik maupun kekerasan seksual, hal ini berakibat pada perkembangan karakter anak indonesia, “terangnya.

Selain faktor kekerasan, kata Sirait, pola asuh yang salah juga sangat berdampak pada perkembangan karakter anak di dunia pendidikan, “tuturnya.

Faktor selanjutnya yang menyebabkan suramnya potret anak indonesia yakni banyak masyarakat yang cuek tidak peduli dan tidak berani melakukan intervensi untuk menyelsaikan permasalahan ini, “terangnya.

Ia berharap dengan adanya seminar pendidikan karakter ini diharapkan bagian dari memutus mata rantai potret suram anak indonesia, karena dalam seminar ini melibatkan para guru, dimana guru sebagai penentu dalam membangun karakter anak indonesia yang lebih baik lagi, “harapnya.

Pj.Sekda Kabupaten Pandeglang Taufik Hidayat mengatakan faktor utama untuk membangun anak yang berkarakter adalah pola asuh keluarga, sekolah dan lingkungan sekitar, karena apabila anak tersebut sudah terbiasa dengan pola didik yang baik sudah barang tentu anak tersebut akan terhindar dari perilaku perilaku yang tidak baik, “ungkapnya.

Ia meminta kepada para tenaga pendidik baik di tingkat usia dini, SD, SMP sampai tingkat atas untuk bersama sama meningkatkan mutu pendidikan, agar terbantuk karakter anak yang kuat dan berpendidikan.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Edukasi Indonesia (LPEI) Ahmad Legowo mengatakan tujuan diadakannya seminar tersebut agar dapat meningkatkan pemahaman para dewan guru tentang cara mendidik anak dengan cinta, mengetahui bagaimana emosional anak, strategi mengajar di era digital, lalu meningkatkan kedisiplinan dan kepemimpinan bagi pendidik, “katanya.

Ia mengharapkan kegiatan seminar ini  kiranya dapat meningkatkan jalinan sinergitas agar program yang diikuti ini dapat berjalan sesuai tujuan yang diharapkan serta mampu mengubah cara proses belajar mengajar yang lebih inovatif, kreatif dan menarik agar peserta didik lebih bersemangat mengikuti setiap kegiatan belajar disekolah, sehingga hal tersebut akan terbangun karakter anak yang lebih kuat dan berkualitas, “pungkasnya.**($udsepW)

  • Penulis: Redaksi
expand_less