23 Bus Siap Antarkan Honorer Teknis Pandeglang Demo Ke Gedung DPR RI 7 Agustus 2023
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jumat, 4 Agt 2023

Pandeglang – Sesungguhnya ribuan pegawai honorer teknis administrasi di Kabupaten Pandeglang dijadwalkan akan ikut demonstrasi menuntut pengesahan rancangan revisi UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN pada hari Senin 7 Agustus 2023 mendatang di depan Gedung DPR RI, Senayan Jakarta.Namun demikian yang akan diturunkan ke Jakarta ,hanya 23 bus saja.
BACA JUGA:Pemkab Pandeglang Raih Penghargaan KLA Kategori PratamaTahun 2023
Ketua Forum Honorer Teknis Kabupaten Pandeglang Yosef Gumilar mengatakan, aksi demo yang akan dilakukan oleh para honorer teknis di Kabupaten Pandeglang sebagai langkah memperjuangkan nasib tenaga honorer yang tersebar di seluruh instansi pemerintah Kabupaten Pandeglang.
“Sudah bisa dipastikan honorer teknis Kabupaten Pandeglang yang akan ikut aksi demo ke Senayan hari Senin 7 agustus mendatang kurang lebih 1,500 orang,” kata Yosep, Jumat (4/8/2023).
BACA JUGA:Pemkab Pandeglang MOU Dengan Ombudsman RI
Menurutnya, dari jumlah peserta aksi yang ikut demonstrasi ke DPR RI hanya seperempatnya saja, tidak semuanya ikut aksi, padahal semua honorer antusias ingin ikut aksi, hanya saja kita cegah, karena kita juga masih memikirkan pelayanan terhadap masyarakat.
“Honorer yang ikut aksi unjuk rasa hanya seperempatnya saja, sebagian tidak ikut, karena kita juga tidak menginginkan aksi kita mengganggu pelayanan, tidak terbayang jika honorer ikut demo semua, pelayanan disetiap OPD bisa lumpuh,”terangnya.
BACA JUGA:Ponpes Al-Mizan Gelar Musyawarah Besar ke 20
Ia menegaskan, untuk aksi unjuk rasa ke senayan tanggal 7 agustus mendatang, panitia telah menyediakan 23 bus untuk diberangkatkan ke Gedung DPR RI dan nantinya honorer pandeglang akan bergabung dengan honorer Kabupaten/Kota se- Provinsi Banten untuk menggelar aksi yang sama, “tegasnya.
“Minta doanya, aksi kita aksi damai, kami ingin para honorer teknis ada kepastian, aksi demo ini merupakan bentuk perjuangan untuk merubah nasib para honorer, “pungkasnya.**(ASEPWE, SUDENICO)
- Penulis: Redaksi