BNPB Bersama Pemkab Pandeglang Gelar Workshop Kontingensi Gempa Bumi dan Tsunami
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 5 Apr 2023

HARIANTERBIT.ID(PANDEGLANG) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Pandeglang menggelar Workshop Penyusunan Draf Nol Bencana Kontingensi Gempa Bumi dan Tsunami bertempat di Hotel Horizon Inn Altama, Rabu (5/4/2023).
Dalam kesempatan tersebut, Direktorat Kesiapsiagaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Ardhy Abetriawan mengatakan gempa bumi dan tsunami sangat berpotensi terjadi di Kabupaten Pandeglang, oleh sebab itu setelah ada potensi tersebut, tentu saja pemerintah daerah harus mengambil langkah-langkah antisipasi salah satunya adalah rencana kontingensi ini, “katanya.
“Kontingensi melibatkan semua Stakeholder, organisasi kemasyarakat, akademisi dan lain sebagainya, pada intinya dari rencana kontingensi ini memudahkan ketika bencana yang tidak diharapkan betul – betul terjadi, sehingga Pemerintah daerah bisa mengambil langkah tepat dan cepat dalam penanganan bencana, “ucapnya.
Menurutnya, apabila bencana yang tidak diinginkan itu terjadi, dari kejadian tersebut pemerintah daerah menetapkan status tanggap darurat, setelah itu menetapkan struktur komando penanganan darurat, dan jika sudah berbicara operasi penanganan darurat tentu harus ada rekon/petunjuk awal, jadi dengan kontingensi ini lebih penanganan bencana lebih terstruktur, “terangnya.
Sementara itu, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang Rahmat Jultika mengatakan rencana kontingensi merupakan Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang telah diamanatkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 101 tahun 2018 tentang standar teknis pelayanan dasar pada standar pelayanan minimal urusan bencana Daerah Kabupaten/Kota di Indonesia, “kata Rahmat.
“Setiap Daerah harus menyusun rencana kontingensi, penyusunan rencana kontingensi tergantung wilayahnya masing -masing dan Kabupaten Pandeglang tahun 2021 pernah menyusun rekon bencana banjir, sedangkan untuk saat ini kontingensi bencana gempa bumi dan tsunami, “tuturnya.
“Pada intinya potensi bencana itu ada, akan tetapi kita harus selalu waspada dan selalu siap siaga dalam menghadapi berbagai bencana di wilayah kabupaten pandeglang, “pungkasnya.*(*@$3pWE&$UDENICO)
- Penulis: Redaksi