
Timnas Iran Harianterbit.id | Jakarta – Situasi geopolitik yang memanas antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel memunculkan tanda tanya besar terkait partisipasi Iran di Piala Dunia 2026. Serangan militer yang dilaporkan terjadi memicu spekulasi bahwa Timnas Iran mempertimbangkan kemungkinan mundur dari turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut, Minggu (1/3/2026).
Media Spanyol, Marca, menyebut kondisi keamanan dalam negeri Iran membuat federasi sepak bolanya kesulitan menyusun rencana pertandingan. Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, dikabarkan akan menggelar pembahasan internal untuk menentukan langkah selanjutnya.
Sementara itu, FIFA melalui Sekretaris Jenderalnya, Mattias Grafstrom, menyatakan pihaknya terus memantau perkembangan situasi di Iran. Badan sepak bola dunia tersebut belum mengeluarkan keputusan apa pun terkait status Iran di turnamen mendatang.
Operasi militer dilaporkan diumumkan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bersama Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Ketegangan meningkat setelah Iran disebut melakukan serangan balasan terhadap target militer di kawasan Timur Tengah.
Di tengah konflik tersebut, muncul pula laporan dari sejumlah media Iran yang menyebut Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, menjadi korban dalam operasi tersebut. Namun hingga kini, informasi tersebut masih menjadi sorotan internasional dan belum sepenuhnya terverifikasi secara independen.
Iran sendiri telah memastikan tiket ke Piala Dunia FIFA 2026 dan dijadwalkan bersaing di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Kondisi politik dan keamanan yang tidak stabil dikhawatirkan dapat berdampak pada kesiapan tim berjuluk Team Melli itu menghadapi turnamen.
Hingga saat ini, belum ada keputusan resmi terkait kemungkinan pengunduran diri Iran. Dunia sepak bola masih menanti kepastian di tengah dinamika politik yang terus berkembang. (Dv)
