Foto; Reuters/John Sibley. Harianterbit.id Jakarta – Arsenal tengah berada dalam sorotan tajam menyusul menurunnya produktivitas gol dalam beberapa pertandingan terakhir. Seretnya penyelesaian akhir serta kemenangan dengan margin tipis mulai memicu kekhawatiran, bahkan dari legenda klub sendiri, Ian Wright, Selasa (30/12/2025).
Dalam empat laga terakhir di Premier League, Arsenal hanya mampu meraih kemenangan dengan selisih satu gol. Situasi ini semakin mengkhawatirkan karena tiga dari empat kemenangan tersebut dipengaruhi oleh gol bunuh diri lawan.
Secara total, empat dari enam gol terakhir yang “dicetak” Arsenal justru berasal dari kesalahan pemain lawan, masing-masing terjadi saat menghadapi Wolverhampton Wanderers, Crystal Palace, dan Brighton & Hove Albion.
Ketergantungan pada faktor keberuntungan tersebut dinilai berbahaya, terutama di tengah ambisi The Gunners untuk mengakhiri puasa gelar Premier League. Konsistensi dan ketajaman lini depan menjadi faktor krusial untuk tetap bersaing di papan atas.
Ian Wright secara terbuka mengungkapkan kegelisahannya terhadap performa mantan klubnya. Ia menyoroti peran krusial kiper David Raya yang dinilai menjadi penyelamat Arsenal dari hasil memalukan saat menghadapi Brighton.
“Menurut saya, David Raya mungkin sudah menyelamatkan kami dari rasa malu dengan penyelamatan menakjubkan itu,” ujar Wright, dikutip dari Metro.
Legenda Arsenal itu menegaskan bahwa masalah utama tim saat ini adalah kegagalan memaksimalkan peluang yang sebenarnya cukup banyak tercipta.
“Ini masalah yang kami miliki saat ini. Dengan peluang-peluang yang ada, kami tidak bisa memanfaatkannya untuk membuat pertandingan lebih nyaman. Akibatnya, rasa gugup muncul dan tempo laga terasa kacau, seperti pertandingan basket,” lanjutnya.
Meski demikian, Wright tetap berharap Arsenal mampu segera berbenah.
“Hal terpenting kami memang menang. Tapi kami harus segera lebih mapan dan mulai memaksimalkan peluang, karena saya rasa kami tidak akan selalu bisa lolos dari situasi seperti ini,” tegasnya.
Kondisi tersebut menjadi semakin krusial mengingat tekanan kuat dari Manchester City dalam persaingan gelar. Tanpa peningkatan signifikan dalam efektivitas serangan, Arsenal berisiko kehilangan momentum dan kembali terpeleset dalam perburuan juara musim ini.

