x

Komisi I DPR Minta Evaluasi Penugasan TNI di Lebanon Usai Dua Prajurit Gugur

waktu baca 2 menit
Selasa, 31 Mar 2026 16:19 32 Redaksi

    Harianterbit.id | Jakarta – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan prajurit TNI di Lebanon dalam misi perdamaian dunia.

    Hal ini disampaikan menyusul kembali gugurnya dua prajurit TNI dalam penugasan di wilayah konflik tersebut.

    “Saya terus menyampaikan untuk dilakukan evaluasi mendalam, evaluasi ulang atas keberadaan prajurit kita di sana,” kata Dave di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (31/3/2026).

    Menurutnya, rotasi pasukan yang dijadwalkan pada Mei mendatang perlu menjadi momentum untuk mengkaji ulang skema penugasan. Ia menyebut opsi pengurangan jumlah personel hingga perubahan pola operasi perlu dipertimbangkan.

    “Semestinya ini sudah ada rotasi seperti di bulan Mei. Apakah mereka perlahan dikurangi jumlahnya, atau operasinya diubah menjadi tetap berada di dalam markas, atau bagaimana,” ujarnya.

    Dave juga meminta Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia untuk memetakan ulang tugas dan operasi prajurit di Lebanon, dengan mengutamakan keselamatan personel.

    Ia menyoroti kondisi konflik yang masih berlangsung antara kelompok Hizbullah dan Israel, yang dinilai meningkatkan risiko bagi pasukan penjaga perdamaian.

    “Kalau perang masih berkecamuk dan ini membahayakan serta telah menewaskan prajurit kita, harus ada ketegasan, baik dari PBB maupun dari Mabes TNI,” tegasnya.

    Dave mengungkapkan, jumlah personel pasukan perdamaian di Lebanon mencapai sekitar 5.000 orang, dengan sekitar 800 di antaranya merupakan prajurit TNI. Jika situasi tidak memungkinkan untuk dinyatakan aman, ia menilai operasi sebaiknya dihentikan sementara.

    “Kalau memang tidak bisa dinyatakan aman, sebaiknya operasi dihentikan terlebih dahulu sampai situasi benar-benar kondusif,” tambahnya.

    Di akhir pernyataannya, Dave menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya dua prajurit TNI akibat ledakan ranjau di wilayah Bani Hayyan, Lebanon selatan.

    “Dengan hati yang amat berat dan sedih, saya kembali menyampaikan belasungkawa kepada dua prajurit TNI, satu perwira dan satu bintara yang gugur akibat ranjau,” tuturnya

    Pers Nasional
    LAINNYA
    Pers Nasional
    x