Calon PNS Mengejar TOEFL Sebagai Salah Satu Persyaratan
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jumat, 23 Jul 2021

HARIANTERBIT.ID JAKARTA – Meski pandemic Covid 19 masih terjadi, namun beberapa instansi pemerintah tetap membuka lowongan bagi calon pekerja yang akan melamar. Selain terdapat syarat kriteria pendidikan, biasanya salah satu yang menjadi persyaratan adalah harus memiliki sertifikat TOEFL (Test Of English as a Foreign Language).
TOEFL adalah tes terstandarisasi untuk mengukur kemampuan Bahasa Inggris dari seseorang. Tes TOEFL biasanya menggunakan Bahasa Inggris Amerika atau Kanada. Terdapat dua jenis tes yakni Paper Based Tes (PBT) dan Internet Based Tes (IBT). Dengan skor ujian PBT berkisar antara 310 – 677 sedangkan untuk IBT berkisar antara 0 – 120.
Dari sekian banyak lembaga yang menyelenggarakan tes TOEFL, salah satunya adalah LFI (Language For International). Lembaga yang sudah mengeluarkan ribuan sertifikat ini resmi berdiri sejak tahun 2012 dibawah perizinan MENKUMHAM RI no. AHU – 5080.AH.01.04.2013 dengan nomor NPSN LKP K5669332.
“Keberadaan LFI selama ini sangat membantu baik pelajar ataupun mahasiswa, khususnya bagi para pelamar calon PNS yang akan mengikuti tes.” Kata Gifari Al-Anshari Ritonga, Consultan Academic LFI saat dihubungi melalui applikasi Whatsaap. (19/07/2021)
Biasanya, LFI melaksakan teknis penyelenggaraan tes TOEFL bekerjasama dengan sekolah, dimana para siswa kelas XII yang akan lulus melaksanakan tes TOEFL secara serempak sesuai waktu yang telah disepakati oleh pihak LFI dan Sekolah. Namun disaat pandemic seperti ini LFI menyelenggarakan tes TOEFL menggunakan tes online, meskipun untuk mengajukan proposal tetap secara ofline dengan mendatangi sekolah yang membutuhkan.
TOEFL terdapat dua jenis diantaranya TOEFL yang biasanya dapat digunakan diluar negeri dan TOEFL prediction yang berlaku secara nasional. Adapun LFI menggunakan TOEFL Prediction, karena kepentingannya hanya untuk didalam negeri saja. Biasanya untuk kuliah atau melamar pekerjaan.
Lembaga sertifikasi yang berkantor di Kota Bekasi ini juga berencana akan menggandeng Mata Tunas 17, sebagai komunitas mahasiswa yang berdekatan dengan dunia sekolah dan kampus untuk melaksanakan tes ini. Mungkin dengan adanya kerjasama antara LFI dan Mata Tunas 17 tes akan bisa dilaksanakan secara nasional dengan kuota yang tetap diatur dengan baik agar tidak menyimpang dari tes itu sendiri.
Kemudian untuk masalah pembiayaan, LFI mematok harga yang disesuaikan dengan kantong pelajar dan mahasiswa. Karena untuk mempermudah siapapun yang ingin mendapatkan sertifikat TOEFL namun dengan standar regulasi yang sesuai tentunya. Bagi para pendaftar bisa secara mandiri ataupun berkelompok dengan langsung menghubungi nomor 083827100004.
“Kami malah berharap tes ini bisa gratis jika ada institusi yang bisa menggelontorkan dananya.” Kata Gifari lagi sambil tertawa kecil.
(Satriano)
- Penulis: Redaksi