Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Banten » Akibat PPKM Diperpanjang, Pedagang Kaki Lima di Lebak Menangis Angkat Bendera Putih

Akibat PPKM Diperpanjang, Pedagang Kaki Lima di Lebak Menangis Angkat Bendera Putih

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 28 Jul 2021

HARIANTERBIT.ID, LEBAK – Para pedagang kaki lima di seputar destinasi wisata Balong Ranca Lentah, Kota Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, mengibarkan bendera putih tanda “menyerah” seiring dengan penerapan PPKM level 4, Selasa (27/7/2021) sekitar pukul 19.30 WIB malam ini.

“Saya nyerah pak. Bagaimana solusinya, tolong carikan jalan terbaik dan bantu para pedagang di balong),”kata Kang Iman (45) pedagang juice aneka buah-buahan dengan suara terbata-bata dan akhirnya menangis sambil mengibarkan bendera putih, tanda menyerah menghadapi keadaan jaman.

Iman mengaku, dirinya sudah lama berjualan aneke juice di seputaran Balong Rancalentah. Rumahnya di Kampung Leuwikaung, sekitar 250 meter, tak jauh dari lokasi destinasi wisatawan lokal itu. Kang Iman juga merupakan salah seorang pengurus perkumpulan para pedagang yang ada di seputaran Balong Rancalentah.

“Sejak buka sore hari hingga malam ini sekitar pukul 19.05 WIB, hanya laku satu gelas saja. Juice aneka buah-buahan Kang Iman di jual Rp 10 ribu/gelas. Sementara jam 20.00 WIB seluruh pedagang harus sudah tutup atau pulang. Pada di hari-hari biasa, sebelum pandemi covid-19 bisa terjual sampai 50 gelas,” kata Kang Iman, sambil menangis.

Sejak pandemi covid -19 dan diberlakukan PSBB, kemudian disusul dengan PPKM periode sebelumnya dari tanggal 3 Juli – 20 Juli 2021 dan disusul dengan kebijakan PPKM level 4 sampai dengan 2 Agustus 2021, penjualan anjlok. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari sangat susah.

“Kami para pedagang, meminta dengan sangat kepada Pemda Kabupaten Lebak, untuk dicarikan solusi dan di bantu agar bisa bertahan untuk hidup sampai dengan kondisi berjualan secara normal,”kata Kang Iman.

Pantauan awak media malam ini, pedagang kaki lima yang berjualan di seputar Balong (depan Kantor Kelurahan Rangkasbitung Barat) sebanyak 17 orang dan di jalan Ksatria 10 orang. Mereka menjajakan aneka kuliner khas Banten dan aneka gorengan makanan ringan. Sementara lampu PJU di seputar balong dipadamkan dan yang menyala diperempatan jalan menuju Kapugeran.

Suasana pun tampak sepi. Hanya sesekali kendaraan lewat. Sebelum pandemi covid-19 dan diberlakukannya PPKM, kawasan Balong Rancalentah merupakan tempat berkumpulnya masyarakat yang ingin menikmati kuliner malam di Kota Rangkasbitung.

Pemkab Lebak bersama unsur Satgas Covid-19; Pol PP, unsur Polres Lebak, unsur TNI Kodim 0603 Lebak, Selasa (27/7/2021) sore hari, nampak membagikan sembako dan beras di sekitar jalan Kesatria. Sementara pembagian beras juga dilaksanakan Sapol PP di pertigaan Kampung Leuwiranji.

Namun bantuan sembako dan beras, belum mencukupi kebutuhan warga yang seluruhnya terdampak pandemi covid -19 dan pemberlakukan PPKM.

  • Penulis: Redaksi
expand_less