Sandi Nugroho Sosok Jenderal Polisi Bintang Dua Yang Rendah Hati
- account_circle Redaksi
- calendar_month Selasa, 18 Apr 2023

HARIANTERBIT.ID(BANTEN)–Irjenpol Sandi Nugroho dilantik Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, sebagai Kadiv Humas Mabes Polri, memang belum lama , atau tepatnya pada Jumat (31/3-2023) lalu .
Polisi lulusan terbaik sekaligus peraih Adhi Makyasa Akademi Polisi (Akpol) Tahun 1995.Dan kelahiran 1 Juli 1973 itu,ternyata memiliki sifat bersahaja(sederhana) ,rendah hati/ tawadhu, atau secara bahasa, arti dari tawadhu adalah ketundukan dan rendah hati. Asal katanya berasal dari Tawaadha’atil ardhu yang berarti tanah itu lebih rendah daripada tanah di sekelilingnya. Memiliki sifat tawadhu berarti merasa diri kita orang biasa, sekalipun sesungguhnya memiliki banyak kelebihan dari pada orang lain disekitarnya.
Bahkan , sebagai jenderal bintang dua yang disandang dipundaknya itu, sangat familiar dan mudah akrab dengan para wartawan.
Apalagi setelah kini menjabat Kadiv Humas Mabes Polri, maka sudah tentu banyak berteman dengan para awak media (jurnalis).
Akan tetapi dirinya tidak merasa akan runtuh harga diri, mana kala ia harus lebih dulu untuk memulai nelpon pada wartawan yang dikenalinya. Bahkan Sandi Nugroho , tak merasa turun derajat manakala ,dirinya harus menjawab Whats App yang telah dikirimkan seorang wartawan kepadanya dengan ungkapan ” Perintah Ndan“tulisnya.
Seperti yang ia lakukan pada wartawan senior yang bertugas di tatar Banten,Asep Wawan Erawan (wartawan harian terbit.id ) Selasa (18 April 2023).
Malah terkadang dirinya tak merasa rendah diri ketika harus mengirimkan gambar stiker yang menggambarkan seseorang sedang bersimpuh menaruh hormat pada kedua orang tua.
Padahal arti *PERINTAH NDAN* itu hampir semua orang tahu bahwa hal itu adalah merupakan ungkapan seorang anggota yang berpangkat lebih rendah yang menaruh hormat pada komandannya yang sangat dihormatinya dan seolah dirinya sudah siap untuk melaksanakan tugas yang diperintahkan atasannya tersebut .
Yang pada akhirnya ,akan membuat malu pada wartawan yang nge WA padanya.
Sekedar untuk diketahui saja posisi sebelum menjadi Kadiv Humas Mabes Polri, Sandi Nugroho adalah sebagai Karo Jianstra SSDM Polri.
Polisi lulusan terbaik sekaligus peraih Adhi Makyasa Akademi Polisi (Akpol) Tahun 1995 tersebut kelahiran 1 Juli 1973, dan memulai karirnya sebagai Perwira Pertama Polda Metro Jaya.
Selanjutnya Sandi banyak menempati jabatan di bidang Reserse. Ia tercatat pernah menjadi Kapolsek Medan Labuhan pada 2002 dan Kapolsek Medan Baru pada tahun berikutnya.
Juga pernah menjadi Kapolres Bandung pada tahun 2011. Selanjutnya ia ditunjuk sebagai Koordinator Asisten Pribadi Wakapolri pada 2012.
Pernah pula menjabat sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro jaya. Karirnya dibidang reserse berlanjut usai ditunjuk menjadi Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri pada 2015.
Dan pada 2016, Sandi Nugroho juga dipercaya menjabat sebagai Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri dan Kapolrestabes Medan.
Analis Kebijakan Madya Bidang Ekonomi Khusus Bareskrim Polri pada 2017.
Selanjutnya Sandi dipercaya menjadi Kapolrestabes Surabaya pada 2019 dan menjadi Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri pada 2020.
**(AsepWE)
- Penulis: Redaksi