Foto (Red) Harianterbit.id | Ciamis – Sejumlah pedagang di Pasar Manis Ciamis mengeluhkan menurunnya jumlah pembeli setelah perayaan Hari Raya Iduladha. Kondisi tersebut membuat omzet penjualan mengalami penurunan cukup signifikan dibandingkan beberapa hari menjelang hari besar keagamaan tersebut.
Ani, (45 )salah seorang pedagang daging di Pasar Manis Ciamis, mengaku penjualan daging sejak H+2 Idul Adha jauh di bawah target yang diharapkan. Menurutnya, kondisi pasar yang biasanya ramai mulai terlihat sepi karena sebagian masyarakat masih memiliki stok daging kurban di rumah.
“Sejak H+2 Iduladha, pembeli sangat berkurang. Penjualan jauh dari target dibandingkan sebelum Lebaran Iduladha,” ujar Ani saat ditemui di Pasar Manis Ciamis.
Ia menjelaskan, beberapa hari menjelang Iduladha permintaan daging cukup tinggi. Namun setelah masyarakat menerima dan mengonsumsi daging kurban, kebutuhan untuk membeli daging di pasar menurun drastis.
Ani berharap kondisi pasar dapat kembali normal dalam beberapa hari ke depan sehingga aktivitas jual beli kembali meningkat. Ia juga berharap daya beli masyarakat segera pulih agar para pedagang dapat memperoleh penghasilan yang lebih baik.
Selain pedagang daging, sejumlah pedagang kebutuhan pokok lainnya juga merasakan penurunan jumlah pembeli. Mereka menilai situasi tersebut merupakan kondisi yang kerap terjadi setiap tahun setelah perayaan Iduladha, meski kali ini penurunannya dirasakan lebih signifikan.
Para pedagang berharap adanya peningkatan kunjungan masyarakat ke pasar tradisional agar roda perekonomian para pelaku usaha kecil tetap berjalan dan mampu memenuhi kebutuhan keluarga mereka.
(Lili Romli)

