x

Wabup Lebak Matangkan Persiapan Operasional TPST 2026

waktu baca 2 menit
Senin, 29 Des 2025 19:45 64 Redaksi

Harianterbit.id Lebak – Pemerintah Kabupaten Lebak terus mematangkan persiapan pengoperasian Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang direncanakan mulai berjalan pada tahun 2026. Sebagai langkah strategis, Pemkab Lebak menggelar rapat pemutakhiran dokumen Studi Kelayakan (Feasibility Study/FS), bertempat di Aula Kantor Bapperida Kabupaten Lebak, Senin (29/12/2025).

Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, serta dihadiri oleh Staf Ahli Bupati, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, jajaran perangkat daerah terkait, dan tenaga ahli penyusun dokumen FS.

Selain itu, rapat juga diikuti secara virtual oleh perwakilan Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI, Kementerian Pekerjaan Umum, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Dalam arahannya, Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lebak telah melakukan sejumlah kunjungan ke berbagai daerah untuk melaksanakan studi tiru pengelolaan sampah.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bahan pembelajaran dalam menentukan konsep pengelolaan sampah yang paling efektif, efisien, dan sesuai dengan kondisi Kabupaten Lebak.

“Beberapa waktu lalu kita sudah melakukan studi tiru ke beberapa tempat pengolahan sampah di berbagai daerah. Dari situ kita mempelajari teknologi, mesin, dan bahan yang digunakan, serta menilai kelebihan dan kekurangannya. Semua itu menjadi bahan pertimbangan agar sistem yang diterapkan di TPST Lebak benar-benar tepat,” ujar Amir Hamzah.

Ia menegaskan bahwa program TPST yang didukung oleh Kementerian Dalam Negeri melalui pendanaan Bank Dunia ini harus dioptimalkan secara maksimal dan tepat sasaran, sebagai solusi nyata dalam meningkatkan tata kelola persampahan di Kabupaten Lebak.

“Kami berharap program ini mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat. TPST yang akan berlokasi di TPA Dengung dan Cihara ini akan menerapkan konsep Local Service Delivery Program (LSDP), dengan fokus pada pengelolaan sampah terpadu, meminimalisasi residu (waste), serta menghasilkan produk turunan yang memiliki nilai ekonomi,” pungkasnya.

LAINNYA
x