Keterangan foto: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, H. Hari Setiono, S.Si, M.Si Harianterbit.id Banten – Dunia pendidikan di Kabupaten Lebak, Banten, menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025. Sejumlah prestasi pelajar, peningkatan mutu sekolah, hingga inovasi pelayanan publik membuktikan komitmen Dinas Pendidikan (Disdik) Lebak dalam memperkuat kualitas dan kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan daerah.
Salah satu prestasi membanggakan datang dari Asyifatun Nasyifa Lelas, siswi kelas X SMK PGRI Rangkasbitung. Ia berhasil meraih Medali Emas (Juara 1) kategori Kyorugi Junior Putri pada Turnamen Taekwondo Nasional Bang Taja Championship 2025 yang digelar Politeknik Keuangan Negara STAN di Tangerang Selatan, 18 Oktober 2025. Prestasi ini menjadi bukti bahwa pelajar Lebak mampu bersaing di tingkat nasional.
Tak hanya itu, Disdik Lebak juga aktif memfasilitasi kegiatan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2025, yang menumbuhkan kreativitas, karakter, dan pelestarian budaya lokal di kalangan pelajar.
Dari sisi mutu kelembagaan, sebanyak 13 SMA di Kabupaten Lebak berhasil memperoleh Akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) tahun 2025. Peningkatan status ini mencerminkan keberhasilan pembinaan mutu pendidikan dan komitmen tenaga pendidik dalam mewujudkan pembelajaran yang aktif, inklusif, dan berkarakter.
Dalam hal layanan publik, Disdik Lebak juga mematangkan sistem digital Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2025/2026. Inovasi ini mempermudah akses bagi masyarakat di berbagai kecamatan, sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas proses pendidikan. Melalui portal resmi disdik.lebakkab.go.id, masyarakat kini dapat mengakses pedoman teknis, juknis bantuan BOSP 2025, hingga data prestasi sekolah secara terbuka.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, H. Hari Setiono, S.Si, M.Si menyatakan, kebijakan tahun 2025 diarahkan pada pemerataan kualitas pendidikan, peningkatan kompetensi guru, dan pembinaan karakter siswa. Pendidikan, katanya, bukan hanya soal nilai akademik, tetapi tentang membentuk manusia yang beretika dan berdaya saing.
Meski tantangan masih ada terutama dalam pemerataan sarana prasarana di wilayah pelosok capaian 2025 menjadi penanda bahwa dunia pendidikan Lebak tengah bergerak ke arah yang lebih maju. Dukungan masyarakat, kepala sekolah, dan guru menjadi fondasi kuat untuk menjadikan Lebak sebagai salah satu daerah dengan sistem pendidikan yang berprestasi, transparan, dan berkarakter.

