Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Waduh, Pertemuan Kapolres dengan PLN UP3 Banten Selatan Disoal

Waduh, Pertemuan Kapolres dengan PLN UP3 Banten Selatan Disoal

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025

Harianterbit.id Lebak – Ketua Pemantau Keuangan Negara (PKN) kabupaten lebak menyoroti sikap Kapolres bertemu dengan manager PLN UP3 Banten Selatan di kantornya pada Rabu (6/7). Menurutnya, di hari yang sama saat Aktivis dan masyarakat sedang melakukan aksi di depan gedung kantor PLN UP3 Banten Selatan menyuarakan keadilan terkait peristiwa penambang batu bara yang tewas di lokasi di kampung cibobos, desa karangkamulyan kecamatan cihara, akibat tersengat aliran listrik, mereka (Manager UP3) malah melakukan seremonial, memilih bertemu dengan kepolisian.

Hal tersebut di paparkan ketua LSM PKN kabupaten Lebak, Fak Fuk Tjhong pada awak media, Jum’at (8/8/2025).

Thjong menilai, tindakan yang di lakukan manager PLN UP3 Banten tersebut adalah bentuk seremonial bukan untuk menyelesaikan persoalan terkait aliran listrik yang mereka suplai sehingga terjadi peristiwa kematian pada salah satu penambang berinisial (U).

“Ini jelas sudah ada tindak pidananya, korban ada, pasokan listrik milik aset Negara jelas mereka (UP3) sudah akui bahwa ada 90 titik listrik yang di pasang di lokasi tambang tersebut. Saya kira ini sudah jelas bentuk pengkhianatan pejabat PLN dan APH terhadap Rakyat, justru dengan adanya pertemuan itu kami masyarakat semakin kuat dugaan ada main mata atau perlindungan tindak pidana,” tegasnya

Kemudian, Tjhong juga sangat menyayangkan Tindakan Kapolres Kabupaten Lebak dalam pertemuannya yang menyatakan apresiasi terhadap PLN ditengah guncangnya kasus tambang ilegal yang dihidupi dan disuplai aliran listrik ilegal.

“Tambang ilegal jelas pidana. Tidak ada toleransi terhadap sanksi keras UU minerba yang menegaskan sanksi pidana 5 tahun penjara dan denda Rp 100 miliar. Apakah pak Ka Polres Lebak lupa bahwa dirinya adalah pemimpin Kepolisian di Resort Polres Lebak dan sebagai penegak hukum. Lantas, kemana masyarakat harus melaporkan tindak pidana ini. Saya minta jika Pak Kapolres tidak bisa memimpin lebih baik mundur dari jabatannya secara terhormat,” tegasnya

Tjhong menyayangkan pertemuan Kapolres Lebak dengan pihak PLN UP3 Banten sangat melukai kami sebagai rakyat yang sedang berjuang demi tegaknya hukum dan keadilan untuk masyarakat banyak.

“Kami bersuara keras hingga menggelar aksi unjuk rasa bukan untuk kami, bukan untuk kelompok kami, tapi, kami berjuang untuk orang banyak yang mana tambang batu bara ilegal jelas selain tindak pidana juga berdampak pada perusakan alam dan pencemaran lingkungan.” ungkapnya

ia menambahkan, Mungkin tidak hari ini, tapi bisa kemungkinan kedepan bencana menanti di depan mata. Terlebih, kami merasakan, meratapi duka yang mendalam atas adanya korban meninggal di lokasi tambang batu bara ilegal itu.

“Pak Kapolres seharusnya menjaga, mengayomi kami sebagai rakyat dan menegakan hukum sesuai amanah yang ada di pundaknya, bukan malah melukai rakyat dengan mengapresiasi PLN yang di duga kuat menyuplai listrik ke tambang ilegal. Bagi kami, suplai listrik ke tambang ilegal adalah bentuk penghianatan terhadap rakat dan Negara. karena, rakyat berkeringat membayar pajak untuk gaji mereka,” tambahnya

Tjhong perihatin matinya penegakan hukum di kabupaten Lebak terhadap para penghianat rakat, perusak lahan perhutani dan semua oknum yang rakus memperkaya diri sendiri dengan cara merusak ekosistem alam dan melakukan pencemaran.

Untuk itu, masih kata Tjhong, pernyataan apresiasi itu adalah sebagai bentuk bukti untuk PKN melampirkan LP ke Mabes Polri agar pak Kapolri mengetahui matinya penegakan hukum di Kabupaten LEBAK.

“Kata-kata Apresiasi terhadap PLN kita tanamkan di dalam pikiran dan kita lampirkan sebagai bukti bahwa Pak Kapolres Lebak telah ikut serta dengan PLN dan adanya keberpihakan. Pikir secara logika dan akal sehat kita, bagaimana bisa PLN yang kini sedang di soroti masyarakat luas dengan penuh kekecewaan tapi malah di apresiasi oleh Kapolres Lebak. Apalagi sudah ada korban jiwa di tambang ilegal itu yang diduga tersengat aliran listrik,” tuturnya

Lalu Tjhong menegaskan lagi, dirinya akan fokus, konsisten dan berkomitmen berjuang demi tegaknya hukum di Lebak, penyelamatan Aset Negara dan pajak rakyat, dirinya dengan aktivis lainnya akan menggelar aksi besar di Mabes polri.

“Kita akan berjuang demi Kabupaten Lebak, demi masyarakat, demi ekosistem alam dan lingkungan dan demi pajak rakyat. Saya akan bersuara secara terus menerus bahkan pesan ini harus sampai ke Pak Kapolri dan Presiden RI,” pungkasnya.

Hingga berita ini di terbitkan, Awak media masih berupaya untuk mengkonfirmasi pihak-pihak terkait.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demi Dukung Ahy, Relawan Dan Tokoh Agama Di Serang Lakukan Ini

    Demi Dukung AHY, Relawan dan Tokoh Agama di Serang Lakukan Ini

    • calendar_month Sabtu, 2 Okt 2021
    • 0Komentar

    HARIANTERBIT.ID SERANG – Kondisi Partai Demokrat dan posisi Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang hingga saat ini masih terus digoyang oleh kubu Kongres Luar Biasa (KLB) Moeldoko, menimbulkan keprihatinan dari masyarakat luas, termasuk membuat tokoh agama di Kabupaten Serang, Banten, merasa peduli untuk memberikan dukungan kepada kubu AHY. Sejumlah tokoh agama dan ratusan jamaah […]

  • Gmni Minta Pemkab Lebak Tutup Pt Pelangi Elasindo

    GMNI Minta Pemkab Lebak Tutup PT Pelangi Elasindo

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • 0Komentar

    HARIANTERBIT ID, Lebak – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Provinsi Banten minta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak agar meutup PT Pelangi Elasindo yang ada di Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak Banten, pasalnya GMNI menilai perusahaan tersebut belum memiliki izin. “Kabarnya perusahaan PT Pelangi Elasindo belum pernah mengurus perizinan di Kabupaten Lebak, […]

  • Dipercaya Kibarkan Bendera Partai Nasdem, Sulastri Resmi Dilantik Dan Nahkodai Garnita Kabupaten Serang

    Dipercaya Kibarkan Bendera Partai Nasdem, Sulastri Resmi Dilantik dan Nahkodai Garnita Kabupaten Serang

    • calendar_month Sabtu, 21 Jan 2023
    • 0Komentar

    Lebak – Sulastri SE resmi dilantik menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Garda Wanita (Garnita) Malahayati Partai NasDem Provinsi Banten oleh Ketua DPW Garnita Mahalayti Provinsi Banten Hj. Dewi Indah Damayanti, di Hotel Gria Kota Serang, Sabtu (21/1/2023). Kegiatan Pelantikan tersebut dihadiri Ketua DPW Garnita Mahalayati Provinsi Banten Hj. Dewi Indah Damayanti dan seluruh Ketua, […]

  • Soal Korupsi Pengadaan Laptop Chromebook, Kejagung Berhasil Bekuk Nadiem Makarim

    Soal Korupsi Pengadaan Laptop Chromebook, Kejagung Berhasil Bekuk Nadiem Makarim

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • 0Komentar

    Harianterbit.id Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook. Nadiem langsung ditahan di Rutan Salemba. “Untuk kepentingan penyidikan, tersangka NAM, akan dilakukan penahanan di rutan selama 20 hari ke depan sejak hari ini 4 September 2025 bertempat di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta […]

  • Diduga Keracunan Makanan Perusahaan, 1 Orang Karyawan Pt. Smj Meninggal

    Diduga Keracunan Makanan Perusahaan, 1 Orang Karyawan PT. SMJ Meninggal

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • 0Komentar

    Harianterbit.id BERAU – Pasca 72 orang karyawan PT Sumber Mitra Jaya (PT. SMJ) yang diduga keracunan usai makan siang. Kini masalahnya terus bergulir bagaikan bola salju, karena sudah makan korban, seorang karyawan meninggal dunia. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Berau Lamlay Sarie S.Si, Apt, M.Sc menyatakan bahwa pihaknya telah menugaskan anggotanya turun langsung ke lokasi dan […]

  • Masyarakat Beri Apresiasi, Peningkatan Spp Terminal Bus Kalideres Sesuai Harapan

    Masyarakat Beri Apresiasi, Peningkatan SPP Terminal Bus Kalideres Sesuai Harapan

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    Harianterbit.id Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Terminal Angkutan Jalan Dinas Perhubungan mengalokasikan anggaran sebesar Rp.6,9M untuk kegiatan Peningkatan SPP Terminal Bus Kalideres, dalam pelaksanaan pembangunan terminal bus tersebut vendor yang yang ditunjuk adalah PT.PANGINDHO HAM MBUE. Parulian Silalahi Direktur PT. PANGINDHO HAM MBUE dalam keterangan persnya menjelaskan bahwa pelaksanaan dilapangan sesuai […]

expand_less