Rawan Kecelakaan, Ormas KITA Usulkan Penerangan Jalan di Pandeglang
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jumat, 14 Feb 2025

Keterangan foto : Mobil puso kecelakaan di Saketi Pandeglang, Jumat (14/2/2025)
Harianterbit.id Pandeglang – Minimnya penerangan jalan raya Pandeglang menjadi sorotan masyarakat karena dinilai berpotensi menyebabkan kerawanan lalu lintas. Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua Ormas Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA) Kabupaten Pandeglang, Encep Agustian, Jumat (14/2/2025)
“Kecelakaan itu faktornya banyak, tapi salah satunya ketika penerangan jalan tidak memadai yang ada di Pandeglang ini, mungkin pengendara akan sulit melihat rambu-rambu lalu lintas, kalau pun bisa ya mungkin jaraknya sudah dekat,” Kata Encep Agustian saat diskusi dengan para kader Pramuka di Pandeglang, Jumat (14/2/2025)
Menurut Encep, hal ini kerap dikeluhkan masyarakat, kata Encep masyarakat sering mengeluhkan masalah ini kepada dia di jalanan, dan memang Ini sangat riskan lah bagi pengendara di malam hari, ini sebagai masukan saja saya akan sampaikan ke Dinas Perhubungan Kabupaten Pandeglang atau Pemda Pandeglang.
“Tentu sangat prihatin terkait minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah perkotaan dan pedesaan. Bahkan banyak PJU perkotaan yang kini tidak berfungsi alias banyak yang mati. Ini menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” ujar Encep dengan raut muka kesal.
“Terus terang saya sebagai rakyat sangat prihatin dengan minimnya PJU yang ada. Banyak masyarakat yang mengeluhkan dan berharap agar program PJU ini diprioritaskan, baik di perkotaan maupun pedesaan,” sambung Encep dengan penuh yakin sebenarnya Pemda Pandeglang bisa mewujudkan agar rakyatnya bisa menikmati penerangan jalan.
Encep mengatakan, kondisi gelap gulita masih terjadi di sepanjang jalan AMD Lintas Timur Kadubanen, Serang-Pandeglang, Rangkas-Pandeglang, hingga memasuki wilayah kota seperti Kampung Tenjolaya. Menurutnya, kawasan tersebut rawan kecelakaan dan tindak kejahatan.
“Ini sudah lama dikeluhkan warga, bahkan para pengunjung obyek wisata di Pandeglang juga merasakan hal yang sama. Kami minta Pemkab tidak menutup mata dan segera menindaklanjuti keluhan masyarakat, terutama melalui Dinas Perhubungan Pandeglang,” tutur Encep.
Dikatakan Encep, melalui Ormas DPD KITA Pandeglang, dia akan mendorong Bupati terpilih Dewi-Iing dan Gubernur Banten terpilih Andra-Dimyati segera merealisasikan janji politik mereka untuk memajukan Kabupaten Pandeglang, dengan menjadikan PJU sebagai prioritas pembangunan.
“Kami menaruh percaya kepemimpinan mereka akan membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat Banten Selatan, khususnya Pandeglang dan Lebak,” tutupnya.
- Penulis: Redaksi