Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Banten » DPRD Minta Pemkab Tangerang Rangkul Kaum Milenial Sosialisasi Covid-19

DPRD Minta Pemkab Tangerang Rangkul Kaum Milenial Sosialisasi Covid-19

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 30 Jul 2021

HARIANTERBIT.ID TANGERANG – Ditengah Kebijakan PPKM, Pimpinan DPRD Kabupaten Tangerang mendorong pemerintah daerah (pemda) melalui Satgas Covid-19 merangkul kaum milenial untuk sosialisasi pentingnya protokol kesehatan (prokes) dan vaksinasi.

“Saya kira kaum milenial seperti anak remaja tingkat SMA dan Mahasiswa perlu diberikan ruang oleh pemda untuk sosialisasi itu (prokes dan vaksin). Agar terbentuk rasa empati bahwa wabah Covid-19 masih mengintai minimal di lingkungan sekitarnya,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Kholid Ismail kepada wartawan, Jumat (30/7/2021).

Dengan begitu, lanjut Kholid paradigma kaum milenial tentang Covid-19 terserap secara utuh. Kemudian, tahap selanjutnya yakni bentuk pengabdian kepada masyarakat yang difasilitasi pemda.

Menurut Kholid, kelebihan pemda menggandeng kaum milenial untuk sosialisasi penanggulangan Covid-19, dapat memberikan efek kesemua kalangan usia terutama yang lebih tua.

“Tentu orang yang lebih tua nanti merasa malu terhadap usia muda yang lebih menghargai prokes dan bersedia divaksin demi mencegah Covid-19. Sehingga usia lebih tua akan mengikuti dan lebih menampilkan yang terbaik dalam melaksanakan prokes,” paparnya.

Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sampai adanya bantuan sosial menurut Kholid, wujud negara hadir ditengah masyarakat. Namun, tidak akan menyelesaikan pandemi ini jika masyarakat abaikan prokes.

“Saya kira pemda butuh terobosan yang lebih inovasi terkait sosialisasi penanggulangan Covid-19. Salah satu langkah yang tepat yaitu menggandeng kaum milenial,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Kabupaten Tangerang masih zona merah penyebaran Covid-19. Berdasarkan data dari situs Covid19.tangerangkab.go.id, pertanggal 30 Juli 2021, angka kasus terkonfirmasi total 21750 orang, yang tengah dirawat 285 orang dan isolasi 2467 orang serta yang meninggal 364 orang. Sementara, total yang sembuh sebanyak 18634 orang.

  • Penulis: Redaksi
expand_less