Bara JP Dukung Kapolda Banten Atasi Penumpukan Kapal di Merak
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 30 Apr 2022

HARIANTERBIT.ID – Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) mendukung Kapolda Banten yang meminta penerbitan surat ijin berlayar (SIB) Kapal Feri di Pelabuhan Merak agar lebih cepat. Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Bara JP Banten Jupentri Nainggolan, Sabtu (30/4).
“Pernyataan Kapolda Banten harus didukung dan diapresiasi dalam mengurangi kemacetan panjang atau penumpukan panjang di jalur tol Jakarta merak. Kiita mendukung langkah Kapolda Banten yang meminta agar Kantor Kesyahbandaraan dan otoritas pelabuhan jemput bola. Karena saat ini, kondisi pemudik jumlahnya mengalami lonjakan yang sangat tinggi, nah untuk itu berbagai terobosan memang sangat diperlukan, salah satunya dengan memberangkatkan kapal Fery lebih cepat. Hal tersebut juga untuk memberikan peningkatan pelayanan publik yang efektif ke masyarakat.”kata Ketua Bara JP Banten, Jupen sapaan akrabnya, seperti dikutif teropongistana.com Sabtu (30/4)
Jupen menjelaskan, walaupun memang seharusnya penerbitan SIB petugas kapal mesti mengurus ke Kantor KSOP. Hal itu jelas membutuhkan waktu yang lebih lama. Kata Jupen, keberangkatan penumpang lebih cepat bisa, namun demikian Jupen menyebut keselamatan penumpang dan barang harus harus dipastikan aman.
“Dengan cara begitu, pengurusan SiB bisa ngirit waktu 15 menit, kapal bisa berangkat lebih cepat. Ini karena situasi extra ordinary, jadi penanganannya extra ordinary pula,”tutur Jupen.
Sebelumnya, Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto telah memastikan arus lalu lintas dari Pelabuhan Merak ke Bakauheni bisa lebih lancar. Pada saat melakukan peninjauan di Pelabuhan Merak ke Bakauheni. Dia menemukan, ada beberapa kendala yang menyebabkan penumpukan kendaraan dan itu tentu harus segera dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait.
” Salah satu antisipasinya Kapolda Banten adalah telah meminta ASDP untuk mengoptimalkan armada kapal yang ada. Memang kendalanya di Pelabuhan Merak kantong parkir sedikit, sehingga kita berlakukan buka tutup kendaraan di Cikuasa Atas. Kami juga sudah berkoordinasi dengan ASDP Merak dengan meminta penambahan kapal yang tadinya 34 kapal sekarang menjadi 40 kapal yang beroperasi,” jelas Kapolda saat mengunjungi pelabuhan Merak.
Rudy menambahkan pihaknya sudah berkoordinasi ke Pelabuhan Bakauheni dengan meminta Dermaga IV dan V, hanya khusus dibuat bongkar saja. Hal itu, lanjutnya, agar mempercepat perjalanan kapal menuju ke Pelabuhan Merak untuk melakukan pemuatan.
“Khusus dermaga 4 dan 5 di Pelabuhan Bakauheni khusus pembongkaran saja tidak ada pemuatan. Maka dengan cara seperti itu kita bisa melakukan ritme dan kedatangan kapal semakin sering. Dengan begitu maka penumpukan kendaraan di kantong parkir bisa cepat diurai,”terang pria berpangkat bintang dua dipundak tersebut.
- Penulis: Redaksi