x

Realisasi APBD 2025 Raja Ampat Tembus 85 Persen, Bupati Tegaskan Komitmen Transparansi

waktu baca 2 menit
Selasa, 7 Apr 2026 11:13 44 Redaksi

    Harianterbit.id | RAJA AMPAT – Pemerintah Kabupaten Raja Ampat resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna di Ruang Sidang DPRK Raja Ampat, Selasa (7/4/2026). Penyampaian laporan ini merupakan bentuk komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah selama satu tahun anggaran.

    Bupati Raja Ampat, Orideko Burdam, dalam sambutannya memaparkan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 yang meliputi Pendapatan Daerah, Belanja Daerah, serta Pembiayaan Daerah. Ia menegaskan bahwa laporan tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban kepala daerah kepada DPRK dan masyarakat.

    Menurutnya, penyampaian LKPJ merupakan kewajiban konstitusional yang harus dilaksanakan setiap tahun. Selain menjaga prinsip checks and balances antara eksekutif dan legislatif, laporan ini juga menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) serta pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) ke depan.

    Dalam pemaparannya, Orideko menjelaskan bahwa realisasi Pendapatan Daerah setelah perubahan anggaran ditargetkan sebesar Rp1.614.255.153.020,00. Dari jumlah tersebut, terealisasi sebesar Rp1.373.854.129.417,26 atau setara 85,10 persen.

    Ia menambahkan, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru mencapai 71,59 persen. Capaian tersebut dinilai masih perlu ditingkatkan melalui optimalisasi potensi daerah dan peningkatan kinerja pengelolaan pendapatan.

    Sementara itu, Belanja Daerah setelah perubahan anggaran ditetapkan sebesar Rp1.760.049.902.945,00. Hingga akhir tahun anggaran, realisasi belanja tercatat sebesar Rp1.373.854.129.417,26 atau 85,83 persen.

    Pada sektor Pembiayaan Daerah, anggaran netto setelah perubahan ditetapkan sebesar Rp145.794.492.500. Realisasinya mencapai Rp123.847.967.674,98 atau 84,94 persen dari total anggaran yang direncanakan.

    Orideko menyampaikan, capaian kinerja keuangan tersebut tidak terlepas dari kerja keras seluruh perangkat daerah serta dukungan DPRK dan masyarakat. Ia juga menilai stabilitas keamanan dan kondusivitas wilayah turut berperan penting dalam kelancaran pelaksanaan program pembangunan.

    Mengakhiri sambutannya, Bupati menegaskan bahwa persentase realisasi APBD 2025 akan menjadi bahan evaluasi strategis untuk perbaikan di tahun anggaran berikutnya. Pemerintah Kabupaten Raja Ampat juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan, kerja sama, serta kepercayaan yang diberikan DPRK dan seluruh masyarakat sepanjang tahun 2025. (Abdullah)

    Pers Nasional
    LAINNYA
    Pers Nasional
    x