Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Dorong Penyelidikan Transparan Internasional

waktu baca 2 menit
Selasa, 31 Mar 2026 16:02 41 Redaksi

    Harianterbit.id | Jakarta – Prajurit TNI Praka Farizal Romadhon yang tergabung dalam misi Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon, United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), dilaporkan gugur akibat serangan Israel di wilayah tersebut.

    Menanggapi peristiwa ini, Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, meyakini pemerintah Indonesia akan mengambil langkah yang tepat dan terukur.

    “Kami percaya negara akan mengambil langkah yang tepat dan terukur, mendorong proses investigasi yang transparan, serta memastikan bahwa kejadian ini ditindaklanjuti melalui mekanisme internasional yang berlaku,” ujar Sukamta kepada wartawan, Selasa (31/3/2026).

    Ia menegaskan, Indonesia sebagai bangsa yang menjunjung tinggi perdamaian dunia tetap harus menjaga kehormatan dan martabat nasional. Menurutnya, ketegasan dan kebijaksanaan harus berjalan beriringan dalam menyikapi insiden tersebut.

    Sukamta yang juga Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menambahkan, keterlibatan TNI dalam misi perdamaian PBB merupakan bentuk nyata komitmen Indonesia dalam menjaga stabilitas dan ketertiban global.

    Namun, ia menekankan bahwa setiap bentuk serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian tidak dapat dibenarkan dan merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip hukum internasional.

    “Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya prajurit TNI dalam menjalankan tugas mulia sebagai bagian dari misi perdamaian dunia. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” pungkasnya.

    Pers Nasional
    LAINNYA
    Pers Nasional