Cinta Segitiga Diduga Picu Pembunuhan Pemuda di Batam, Pelaku Serahkan Diri

waktu baca 2 menit
Rabu, 11 Mar 2026 06:41 64 Redaksi

    Harianterbit.id | Batam – Warga kawasan Perumahan Family Dream, Kecamatan Nongsa, digegerkan dengan penemuan seorang pemuda yang tewas bersimbah darah di kamar kos, Selasa (10/3) siang. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan sebilah pisau masih tertancap di bagian kepala.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, korban diduga menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh seorang pria yang diketahui merupakan temannya sendiri. Keduanya disebut sama-sama berasal dari kawasan Batu Besar.

    Dugaan sementara, peristiwa tersebut dipicu persoalan pribadi yang berkaitan dengan hubungan asmara.

    Insiden bermula ketika salah seorang penghuni kos yang bekerja di hanggar bandara sedang membereskan barang-barangnya karena hendak pindah tempat tinggal. Saat itu, terduga pelaku yang diketahui bernama Muhammad Yusuf turut membantu membereskan barang di kamar tersebut.

    Sementara korban saat itu sedang tertidur di atas kasur di dalam kamar. Secara tiba-tiba pelaku diduga menyerang korban menggunakan senjata tajam secara berulang kali.

    Serangan tersebut sempat dilerai oleh penghuni kos lainnya. Namun karena kejadian berlangsung cepat, korban akhirnya terkapar bersimbah darah.

    Usai kejadian, pelaku sempat meninggalkan lokasi. Tidak lama kemudian ia mendatangi kantor polisi dan menyerahkan diri.

    Kanit Reskrim Polsek Nongsa, Rahmad Susanto, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, terduga pelaku telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

    “Korban saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Batam untuk dilakukan visum,” ujarnya.

    Rahmad menambahkan, pihak kepolisian masih mendalami motif pembunuhan tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian.

    “Untuk motif masih kami dalami,” katanya.

    Polisi juga menelusuri kemungkinan adanya hubungan pribadi antara pelaku dan korban yang diduga menjadi pemicu peristiwa tersebut

    Pers Nasional
    LAINNYA
    Pers Nasional