Foto: Ibu Emun Harianterbit.id Lebak – Kisah pilu Seorang Ibu Lanjut Usia yang tinggal Berdua bersama Putrinya di Rumah Tak Layak Huni, Nenek Emun, tinggal di Kampung Sukamaju Kebon Kopi, RT.03/RW 019, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak Provinsi Banten, Jum’at (05/12/2025).
Seorang Nenek itu terpaksa harus berjuang sendiri menghidupi Putrinya yang sedang sakit Orang Dalam Ganguan Jiwa (ODGJ)
Mereka sering kekurangan secara ekonomi dan fisik, namun sangat bergantung pada uluran tangan Dermawan untuk biaya pengobatan, kebutuhan pokok seperti makanan bahkan tempat tinggal yang Layak, sehingga donasi dan dukungan dari Pemerintah sangat dibutuhkan agar mereka bisa bertahan dan anaknya mendapatkan perawatan Layak.
Pantauan Media:
Ibu Emun yang akrab di sapa setiap harinya, tinggal berdua di Rumah kumuh yang tidak Layak Huni dengan kondisi bagian tembok serta Pintu rusak, yang lebih Miris kondisi bagian Atap Rumah sudah tidak ada, Ia hanya bisa berjalan kaki menggunakan sebuah roda kecil terbuat dari Papan bekas.
Menanggapi kondisi tersebut, Fam Fuk Thjong, Ketua Feradi WPI DPD Banten, sontak terkejut dan terenyuh, setelah melihat secara langsung kondisi rumah dan Fisik Seorang Nenek bersama Putrinya itu. Saat dilokasi Ia di antar Ketua RW.
“Ini tidak bisa dibiarkan, Pemerintah kabupaten Lebak harus hadir, Kondisi keluarga itu sangat memprihatinkan,” ujarnya sembari menegaskan
Kemudian, Ia bersama Kang Jumi dari pemilik akun YouTube KZ CHANNEL langsung mengulurkan tangan, memberikan bantuan sedikit Rezeki.
“Tak banyak, apa yang kami ulurkan bisa mengurangi beban mereka, selebihnya Pemerintah semoga bisa hadir melihat kondisi ini, Kami datang kesini bertujuan agar beban kehidupan nenek emun dapat terbantu untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-harinya.” Imbuhnya
Tjhong menambahkan, dirinya berharap dan meminta dalam waktu dekat Bupati Lebak serta Dinas Sosial untuk Segera turun tangan memberikan Bantuan RTLH kepada Keluarga tersebut.
“Supaya dapat terlindung dari hujan dan panasnya matahari, melihat kondisi Nenek Emun sudah lanjut usia dan memiliki keterbatasan fisik yang cukup memprihatinkan,” lanjut Tjhong
Selain itu, Kata Tjhong, Anak yang mengalami Orang Dalam Ganguan Jiwa, Pihaknya akan terus mengawal untuk mendapatkan pengobatan serius serta berusaha hingga tuntas sampai sembuh.
“Selanjutnya Kami dorong, akan di tangani oleh yayasan YUNANIAH HUMAN CARE di Narimbang, kebetulan Saya sebagai pembina di yayasan tersebut.” pungkas Tjhong

